Berita

Menteri Luar Negeri Sugiono. (Foto: Akun X @Kemlu_RI)

Politik

9 WNI Dibebaskan Israel, Menlu Dicap Pahlawan Kesiangan

JUMAT, 22 MEI 2026 | 00:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Luar Negeri Sugiono mengumumkan bahwa 9 Warga Negara Indonesia yang ditangkap oleh militer Israel dalam pencegatan kapal dan penangkapan relawan yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0 saat ini dalam perjalanan meninggalkan wilayah Israel menuju Istanbul, Turki, dan akan segera melanjutkan perjalanan kembali ke Tanah Air. 

“Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Turki atas peran aktif dan dukungan penuh dalam memfasilitasi proses pemulangan ini,” kata Sugiono dalam dikutip dalam akun media X @Kemlu_RI, Kamis, 21 Mei 2026.

Alhasil pernyataan Sugiono itu menjadi bulan-bulanan warganet. Mereka mencibir langkah yang dilakukan pemerintah khususnya Kemlu dalam upaya membebaskan WNI yang ditangkap Israel.


Di antaranya terkait keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) bersama Amerika Serikat (AS) dan Israel. Kemudian ada juga yang mengomentari pembebasan WNI itu karena prestasi dari pemerintahan negara lain.

“Fungsi BOP apa????? Tentara kita ditembak di Lebanon, Sekarang warga kita ditahan. Mending keluar dari BOP, jadilah negara yg pemberani...!!!! Ingat, Singhasari yg kecil aja tdk mau tunduk sama mongol, kalah menang urusan belakangan yg penting berani dulu. Kita punya harga diri,” kata pemilik aku @HahahaC7559.

“Terima kasih untuk semua jajaran tim dari think thank kemlu, diplomat muda, diplomat madya. Semuanya deh ya kecuali menlu yang gak tau WNI nya DICULIK dan satpam Kemlu yang HOBINYA CAT CALLING ANAK MAGANG,” timpal akun @kehlanjir.

“apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Turki atas peran aktif dan dukungan penuh dalam memfasilitasi proses pemulangan ini. Terimakasih TURKI,” tukas akun @cemeNiz7.

“Terimakasih pemerintah Turki,” tandas akun @oohbasie.  
  
“Padahal kagak kerja, tapi jadi pahlawan kesiangan,” tulis akun @alisyaifudin18.

Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 60 warganet mengomentari pernyataan Menlu yang kebanyakan melontarkan kritikan.

Di akhir videonya, Menlu mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pemulangan WNI.

“Terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Komisi 1 DPR RI, yang terhormat, serta semua pihak yang tidak mungkin kami bisa sebut satu per satu tanpa mengurangi rasa hormat. Semua pihak sudah berupaya sehingga saudara-saudara kita dapat keluar dari wilayah Israel dan kita harap semoga segera kembali ke Indonesia dalam keadaan selamat, sehat dan tidak kurang suatu apapun,” pungkas Sugiono. 

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri mengonfirmasi jumlah WNI yang diamankan tentara Israel bertambah menjadi 9 orang. Mereka di antaranya:

1. Herman Budianto Sudarsono. (GPCI - Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro

2. Ronggo Wirasanu. (GPCI - Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro

3. Andi Angga Prasadewa - (GPCI - Rumah Zakat) Kapal Josef

4. Asad Aras Muhammad - (GPCI - Spirit of Aqso) Kapal Kasr-1

5. Hendro Prasetyo. (GPCI - SMART 171) Kapal Kasr-1

6. Bambang Noroyono. (REPUBLIKA) Kapal BoraLize

7. Thoudy Badai Rifan Billah (REPUBLIKA) Kapal Ozgurluk

8. Andre Prasetyo Nugroho - (Tempo) Kapal Ozgurluk

9. Rahendro herubowo (Tim Media GPCI dan iNews) Kapal Ozgurluk.  


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya