Berita

Ilustrasi mata uang dolar AS dan rupiah. (Foto: Istimewa)

Politik

Utang Baru Pemerintah Capai Rp305,5 Triliun per April 2026

KAMIS, 21 MEI 2026 | 22:03 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah telah menarik utang baru sebesar Rp305,5 triliun hingga April 2026 untuk membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun ini.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, realisasi penarikan utang tersebut masih sesuai dengan rencana pemerintah. Nilainya setara 36,7 persen dari target pembiayaan utang sepanjang 2026 yang dipatok Rp832,21 triliun.

“Ini sesuai dengan rencana. Jadi pembiayaan terjaga dan terukur saya pikir,” kata Purbaya dikutip Kamis 21 Mei 2026.


Meski besar, angka penarikan utang itu sedikit lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang telah mencapai Rp305,9 triliun.

Selain dari utang, pemerintah juga menggunakan pembiayaan non utang sekitar Rp7 triliun atau setara 4,9 persen dari target pembiayaan non utang tahun ini sebesar Rp143,1 triliun.

Dengan perkembangan tersebut, realisasi pembiayaan anggaran secara keseluruhan hingga akhir April 2026 mencapai Rp298,5 triliun. Angka itu berasal dari penarikan utang baru yang dikurangi pembiayaan non utang.

Adapun realisasi pembiayaan anggaran untuk menutup defisit APBN tersebut sudah mencapai 43,3 persen dari target Rp689,1 triliun tahun ini. Nilainya lebih tinggi dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebesar Rp281,2 triliun.

Purbaya memastikan pemerintah tidak mengalami hambatan dalam menerbitkan surat utang karena kredibilitas APBN Indonesia masih terjaga di mata pasar.

“Karena kita cukup kredibel, kita tidak ada kesulitan untuk menerbitkan surat utang. Kita akan jaga terus kredibilitas APBN kita,” tandas Purbaya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya