Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Purbaya Siap Copot Dirjen Bea Cukai Jika Terbukti Terlibat Kasus Suap Impor

KAMIS, 21 MEI 2026 | 14:03 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan siap mencopot Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama apabila terbukti terlibat dalam kasus dugaan suap pengurusan impor yang menjerat bos Blueray Cargo, John Field.

“Kalau persidangan saya nggak akan ikut campur. Saya lihat saja hasilnya seperti apa. Kalau terbukti, ya harus ditindak,” kata Purbaya di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis 21 Mei 2026. 

Djaka disebut menjadi salah satu pejabat yang menghadiri pertemuan dengan sejumlah pengusaha kargo sebelum dugaan praktik pengondisian jalur impor terjadi. Ia juga diduga menerima suap sebesar Rp2,9 miliar atau SGD213.600.


Pernyataan Purbaya disampaikan setelah Presiden Prabowo Subianto meminta evaluasi total di tubuh Bea Cukai, termasuk mengganti pimpinan yang dinilai tidak mampu membenahi birokrasi.

Dalam pidatonya di Rapat Paripurna DPR terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF), Presiden Prabowo menegaskan perlunya reformasi menyeluruh di lingkungan Bea Cukai.

Menurut Presiden, pemerintah masih menerima banyak laporan dari pelaku usaha terkait pungutan liar dan hambatan birokrasi yang mengganggu aktivitas ekonomi nasional.

“Bea Cukai kita harus diperbaiki. Menteri Keuangan, kalau pimpinan Bea Cukai tidak mampu, segera diganti,” tegas Prabowo di Gedung Parlemen.

Presiden juga meminta seluruh kementerian dan lembaga tidak ragu menindak aparat yang terbukti melakukan pelanggaran atau penyalahgunaan wewenang.

“Yang melanggar harus ditindak. Semua institusi pemerintah harus bekerja dengan baik, hilangkan korupsi, penyalahgunaan wewenang, dan praktik-praktik yang menghambat ekonomi,” ujar Prabowo.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya