Berita

Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi. (Foto: Kementrans)

Politik

Kementrans Siap Wujudkan Cita-cita Presiden Prabowo

KAMIS, 21 MEI 2026 | 10:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk membangun demi kepentingan rakyat, bangsa, dan negara dinilai Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, harus diwujudkan secara nyata melalui program dan kebijakan yang langsung dirasakan masyarakat.

“Bapak Presiden berkomitmen mewujudkan cita-cita bangsa yakni terwujudnya masyarakat yang berdaulat, adil, dan makmur," ujarnya, Kamis, 21 Mei 2026.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Presiden membeberkan betapa pentingnya Pasal 33 UUD NRI Tahun 1945 sebagai dasar untuk menciptakan perekonomian nasional, keadilan dan kesejahteraan rakyat.
 

 
Viva Yoga mencatat poin penting pidato Presiden Prabowo Subianto di depan anggota DPR dalam Pengantar dan Keterangan Pemerintah Atas Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2027 di Gedung Nusantara, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, pada Selasa kemarin, 20 Mei 2026.

Presiden mengingingkan nelayan pergi ke laut dengan perlengkapan yang baik sehingga mendapat hasil tangkapan yang bernilai tinggi. Untuk meningkatkan kehidupan nelayan, pemerintah berencana membangun 5.000 desa nelayan.
 
Penjelasan presiden tersebut menurut Viva Yoga adalah pedoman pelaksanaan program Kementerian Transmigrasi.

“Kita berdayakan transmigran di Kawasan Transmigrasi Barelang Kepri, Pasang  Kayu Sulbar, dan lainnya untuk menjadi nelayan andal," ujarnya. 

Kementerian Transmigrasi dalam memberdayakan nelayan transmigran tak hanya sekadar memberi pelatihan namun juga memberi bantuan 16 kapal ukuran 5 GT. Kapal tersebut dibagikan kepada 16 kelompok usaha bersama (KUB). 

Viva Yoga berharap setelah mendapat pelatihan dan bantuan kapal, hasil tangkapan ikan meningkat. Bila hasil tangkapan meningkat, otomatis kehidupan mereka menjadi lebih baik dan sejahtera.

“Pembangunan Kawasan Transmigrasi Barelang merupakan upaya untuk mendukung apa yang disampaikan Presien dalam pidato tadi," ujarnya.
 
Presiden juga menyebut bahwa Indonesia merupakan pengekspor kelapa sawit terbesar di dunia. Terkait komoditas ini, Viva Yoga menyebut ada kawasan transmigrasi yang warganya mayoritas adalah petani kelapa sawit. 
Kawasan transmigrasi yang mayoritas warganya petani sawit itu ada di Kuamang Kuning, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Di salah satu desa yang ada di sana, Karya Harapan Mukti, ada 1000 kepala keluarga yang mayoritas menjadi petani sawit. Hasil panen per dua Ha adalah Rp15 juta.
 
Dari kehidupan yang terjadi di Kuamang Kuning, Viva Yoga menyebut transmigrasi tidak sekadar memindahkan penduduk namun telah mampu meningkatkan kesejahteraan transmigran dan masyarakat yang mendiami kawasan transmigrasi. 

“Jadi sesuai dengan pidato Presiden, transmigrasi merupakan jalan untuk ikut mensejahterakan rakyat," tandasnya.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya