Berita

Ilustrasi pergerakan saham. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

IHSG Menguat usai Kenaikan Suku Bunga, Rupiah Masih Tertekan

KAMIS, 21 MEI 2026 | 09:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis pagi, 21 Mei 2026. IHSG naik 47,98 poin atau 0,76 persen ke level 6.366,48.

Berdasarkan data RTI, sebanyak 1,05 miliar saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp631,94 miliar dari 70.298 kali transaksi.

Pergerakan IHSG sepanjang sesi pagi berada di zona hijau dengan rentang perdagangan 6.353 hingga 6.378.


Sebanyak 344 saham tercatat menguat, 107 saham melemah, dan 186 saham stagnan.

Di tengah penguatan pasar saham, nilai tukar Rupiah justru masih berada dalam tekanan. Mengutip data Bloomberg, rupiah melemah tipis 0,03 persen ke posisi Rp17.658 per Dolar AS.

Tekanan terhadap Rupiah muncul setelah Bank Indonesia memutuskan menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen pada Mei 2026.

Kenaikan tersebut menjadi yang pertama dalam dua tahun terakhir, setelah BI-Rate sebelumnya bertahan di level 4,75 persen sejak November 2025.

Selain BI-Rate, Bank Indonesia juga menaikkan suku bunga deposit facility sebesar 50 basis poin menjadi 4,25 persen dan lending facility menjadi 6 persen.

Gubernur Perry Warjiyo mengatakan kebijakan tersebut diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.

“Kenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 agar tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1 persen yang ditetapkan Pemerintah,” ujar Perry.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya