Berita

Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Internasional, dan Komunitas Guinea-Bissau, João Bernardo Vieira dan Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Ekspatriat Maroko, Nasser Bourita (Foto: Kerajaan Maroko)

Dunia

Guinea-Bissau Sebut Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Kredibel

RABU, 20 MEI 2026 | 16:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Guinea-Bissau kembali menegaskan dukungan kuat terhadap kedaulatan Maroko atas Sahara. 

Dukungan tersebut disampaikan langsung Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Internasional, dan Komunitas Guinea-Bissau, João Bernardo Vieira, saat melakukan lawatan diplomatik ke Rabat, Selasa, 19 Mei 2026. 

Bagi Guinea-Bissau, inisiatif Sahara Maroko merupakan jalan keluar paling realistis dan kredibel guna mengakhiri sengketa regional yang telah berlangsung lama.


“Dia juga menegaskan kembali dukungan terhadap Inisiatif Otonomi Maroko, dengan mempertimbangkannya sebagai satu-satunya solusi yang kredibel dan realistis untuk sengketa regional ini,” demikian pernyataan yang disampaikan dalam kesempatan tersebut.

Selain itu, Vieira menyambut baik pengesahan Resolusi 2797 Dewan Keamanan PBB pada 31 Oktober 2025. 

Menurutnya, resolusi itu menjadi langkah bersejarah karena menempatkan rencana otonomi yang diajukan Maroko dalam kerangka kedaulatan Maroko sebagai dasar serius, kredibel, dan berkelanjutan untuk mencapai solusi politik atas sengketa Sahara.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya