Berita

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Alifudin. (Foto: F-PKS)

Politik

Rupiah Melemah, UMKM dan Hilirisasi Industri Harus Diperkuat

RABU, 20 MEI 2026 | 11:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Di tengah dinamika global yang fluktuatif, pilar utama yang harus diperkokoh adalah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta hilirisasi industri lokal. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional agar tetap tangguh menghadapi berbagai tekanan eksternal.

Hal ini disampaikan Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Alifudin, menjelang menghadiri Rapat Paripurna DPR RI yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto di Komplek Parlemen Senayan pada Rabu, 20 Mei 2026.

Secara khusus, Alifudin menyoroti fenomena melemahnya nilai tukar rupiah yang terjadi belakangan ini sebagai alarm bagi perekonomian nasional. Ia mendesak pemerintah untuk tidak sekadar mengambil langkah defensif di sektor keuangan, melainkan segera merumuskan kebijakan riil yang taktis, strategis, dan konstruktif. 


Menurut Legislator asal Daerah Pemilihan Kalimantan Barat 1 yang berlatar belakang ekonomi ini, intervensi moneter harus dibarengi dengan kebijakan yang berpihak pada pengurangan ketergantungan impor sehingga tekanan terhadap mata uang nasional dapat diredam secara fundamental melalui penguatan produksi dalam negeri.

“UMKM kita adalah tulang punggung yang terbukti paling kuat saat krisis. Jika sektor ini diberikan stimulus yang tepat, kita tidak hanya menyelamatkan ekonomi warga, tetapi juga menggerakkan roda manufaktur nasional dari hulu ke hilir,” ujar Alifudin di gedung parlemen.

Sebagai Anggota Komisi VII yang membidangi industri dan UMKM, Alifudin melihat potensi besar yang dimiliki sektor ekonomi kerakyatan sebagai jaring pengaman nasional. Ia mendorong pemerintah untuk mempermudah akses pembiayaan, memperluas digitalisasi pasar, serta memberikan insentif nyata bagi industri lokal yang menggunakan komponen dan bahan baku domestik.

Kendati dibayangi tantangan moneter global, Alifudin mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap merawat optimisme terhadap kemajuan ekonomi Indonesia. Ia meyakini bahwa dengan jumlah penduduk yang besar dan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, Indonesia memiliki pasar domestik yang sangat kuat untuk menyerap produk-produk lokal. 

Rasa optimisme ini harus ditularkan melalui kebijakan nyata, di mana pemerintah bertindak sebagai motor utama dalam memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri pada setiap pengadaan barang dan jasa serta proyek strategis nasional.

Rapat paripurna bersama Presiden RI ini diharapkan Alifudin dapat melahirkan sinergi dan terobosan kebijakan yang konkret antara pihak eksekutif dan legislatif demi kesejahteraan rakyat. 

Ia memastikan bahwa Fraksi PKS akan terus konsisten mengawal serta menagih komitmen pemerintah dalam melindungi industri dalam negeri dari gempuran produk impor ilegal yang merusak harga pasar. 

Bagi Alifudin, momentum hari ini harus sepenuhnya diorientasikan pada kedaulatan ekonomi rakyat dan pemulihan daya beli masyarakat di seluruh pelosok tanah air, termasuk di daerah perbatasan seperti Kalimantan Barat.



Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya