Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Bisnis

Prabowo Jaga Kurs Rupiah Rp16.800-Rp17.500 di RAPBN 2027

RABU, 20 MEI 2026 | 11:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menetapkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada pada kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 dalam RAPBN 2027.

"Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada pada rentang Rp16.800 hingga Rp17.500," ujar Prabowo saat memaparkan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 dalam rapat paripurna DPR RI, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

Menurut Prabowo, strategi fiskal dan moneter harus mampu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah agar tetap kuat menghadapi tekanan ekonomi dunia.


"Strategi fiskal dan moneter kita haruslah strategi yang mampu untuk menjaga nilai tukar kita tetap stabil terhadap mata uang dunia," kata Kepala Negara. 

Dalam paparannya, Prabowo turut menyampaikan sejumlah asumsi dasar ekonomi makro yang akan menjadi pijakan pemerintah dalam menyusun RAPBN 2027, mulai dari pendapatan negara berada pada kisaran 11,82 hingga 12,40 persen dari PDB. 

Kemudian belanja negara di 13,62 persen hingga 14,80 persen PDB, defisit anggaran 1,80 persen hingga maksimal 2,40 persen PDB, dan menjaga inflasi tetap terkendali pada kisaran 1,5 hingga 3,5 persen. 

Selain itu, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada kisaran 5,8 hingga 6,5 persen pada 2027 sebagai bagian dari langkah menuju target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2029 melalui kebijakan fiskal yang prudent dan berkelanjutan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya