Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Inflasi Hantui Investor, Wall Street Berakhir di Zona Merah

RABU, 20 MEI 2026 | 08:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah indeks utama di bursa Amerika Serikat (AS) terpantau melemah dipicu meningkatnya kekhawatiran investor terhadap inflasi, aksi jual obligasi global, serta ketegangan geopolitik antara AS dan Iran yang masih menemui jalan buntu.

Dikutip dari Investing.com, Rabu 20 Mei 2026, pada penutupan perdagangan Selasa, indeks S&P 500 turun 0,6 persen dan ditutup di level 7.355,45. Sementara Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi melemah 0,8 persen ke posisi 25.870,71. Adapun Dow Jones Industrial Average turun 0,7 persen menjadi 49.364,31.

Saham-saham teknologi menjadi salah satu sektor yang paling tertekan pada perdagangan kali ini. Namun, beberapa saham semikonduktor sempat memangkas kerugian setelah sebelumnya mengalami tekanan cukup besar.


Kepala Strategi Pasar Jones Trading, Michael O’Rourke, mengatakan pasar saat ini sedang menghadapi aksi ambil untung di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap inflasi.

“Aksi ambil untung sedang berlangsung, karena kekhawatiran investor tentang inflasi terus meningkat. Aksi jual obligasi global juga terus menekan pasar saham,” ujar O’Rourke.

Ia juga menambahkan bahwa saham perusahaan cloud ikut tertekan setelah Google dan Blackstone mengumumkan kerja sama pembangunan pusat data berbasis Google TPU.

Di sisi lain, perhatian investor juga tertuju pada perkembangan hubungan AS dan Iran. Presiden Donald Trump mengatakan dirinya membatalkan rencana serangan terhadap Iran setelah mendapat permintaan dari tiga pemimpin negara Teluk.

Trump mengklaim negosiasi serius sedang berlangsung dan optimistis kesepakatan dapat tercapai. Menurutnya, kesepakatan tersebut akan memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir.

Meski begitu, Trump menegaskan militer AS tetap disiagakan untuk melancarkan serangan besar sewaktu-waktu jika perundingan gagal mencapai hasil.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya