Berita

Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso. (Foto: Humas Polri)

Presisi

Pengintai hingga Sistem Pengamanan jadi Perisai Kampung Narkoba

SELASA, 19 MEI 2026 | 20:10 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pengintai dan sistem pengamanan jadi perisai untuk melindungi aktivitas di Kampung Narkoba di Gang Langgar, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). 

Itulah yang jadi alasan Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri sempat mengalami kesulitan saat menggulung belasan tersangka.

”Sepanjang jalan sebelum mencapai ke Blok F (di Gang Langgar) terdapat 21 pengawas yang memegang Handy Talky, termasuk untuk menuntun pengguna yang akan membeli narkoba di Lapak GG Langgar Blok F,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta pada Selasa, 19 Mei 2026.


Di sisi lain, untuk menjangkau Lapak GG, setiap pembeli narkoba juga harus melewati puluhan atau pengintai yang kerap disebut sebagai sniper tersebut.

Dimana pengintai pengawas itu tersebar di sejumlah titik strategis guna memantau aktivitas orang asing, terlebih aparat kepolisian yang mencoba masuk ke Kampung Narkoba Gang Langgar.

”Tersangka yang berperan sebagai sniper berada di depan AlfaMart akan memberikan kode masuk-masuk menggunakan tangan secara tersirat. Kemudian sniper akan memberi informasi melalui Handy Talky,” jelas Eko.

Untuk setiap transaksi narkoba jenis sabu kemasan klip kecil, dijual seharga Rp150 ribu.

Dari kasus ini, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menggulung 13 tersangka, 11 di antaranya teridentifikasi sebagai pengedar dan dua lainnya jadi pengguna.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya