Berita

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Zulfikar Suhardi. (Foto: Tangkapan layar)

Politik

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

SELASA, 19 MEI 2026 | 15:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rekor cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang Bulog yang menembus 5,37 juta ton mendapat apresiasi dari Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Zulfikar Suhardi. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti positif kinerja pemerintah di sektor pangan.

Apresiasi itu disampaikan Zulfikar Suhardi dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR dengan Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026.

“Pertama tentu kita apresiasi capaian pemerintah dengan stok beras begitu melimpah 5 juta (5,37 juta) ton lebih.
Namun seperti yang disampaikan teman-teman anggota  terkait kondisi gedung menjadi point penting untuk dicarikan solusi,” pesan Zulfikar Suhardi. 

Namun seperti yang disampaikan teman-teman anggota  terkait kondisi gedung menjadi point penting untuk dicarikan solusi,” pesan Zulfikar Suhardi. 

Zulfikar SuhardI tetap memberikan catatan soal  besaran biaya pemeliharaan dari stok beras yang dimiliki pemerintah di gudang Bulog. Politikus muda Partai Demokrat ini mendorong pemerintah dapat tetap menghitung besaran biaya pemeliharaan beras yang ada di gudang Bulog.

“Dari sekian banyak beras yang dimiliki oleh pemerintah kira-kira berapa besaran biaya pemeliharaan beras itu. Karena tentunya harus kita hitung,”  jelas Zulfikar Suhardi.

Zulfikar Suhardi menyarankan, apabila biaya pemeliharaan di gudang Bulog membebani negara maka sebaiknya pemerintah dapat mempertimbangkan untuk mengeluarkan ke pasaran. Langkah tersebut diperlukan dan jauh lebih bermanfaat di tengah kenaikan harga beras di sejumlah daerah saat ini.

“Kalau memang membebani negara kenapa stok beras tidak dikeluarkan karena itu bisa mengurangi tingginya harga beras di pasar,” jelas Zulfikar Suhardi.

Dengan demikian, Ketua DPD HIPMI Sulawesi Barat (Sulbar) berharap, besaran stok beras yang dimiliki pemerintah saat ini harus dapat dirasakan oleh masyarakat di bawah.
Jangan sampai masyarakat kesusahan membeli beras padahal stok yang dimiliki oleh pemerintah saat ini sangat melimpah.

“Karena kita tidak mau (stok) angkanya besar, capaian tinggi tapi masyarakatnya masih kesusahan membeli beras di pasar,” pungkasnya.

Diketahui, Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang ada di gudang Bulog mencapai rekor baru. Saat ini stok CBP sudah tembus 5,37 juta ton per 18 Mei 2026

"Adapun stok cadangan beras pemerintah sampai 18 Mei mencapai 5,37 juta ton. Yang merupakan capaian tertinggi sepanjang sejarah," ungkap Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Sarwo Edi saat rapat dengan Komisi IV DPR RI.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya