Berita

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah. (Foto: Istimewa)

Politik

Waspada! Indonesia Jadi Arena Perang AS-China

SELASA, 19 MEI 2026 | 01:47 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Rivalitas antara Amerika Serikat dan China tidak lagi sekadar perang dagang, melainkan sudah bergerak menuju pertarungan pengaruh strategis yang berpotensi menyeret kawasan Asia, termasuk Indonesia.

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai, Amerika Serikat tidak ingin mengulangi kesalahan besar dalam sejarahnya, terutama terkait serangan Pearl Harbor yang menurutnya terjadi akibat adanya kebocoran dan kelemahan dari dalam.

Ia juga menyinggung insiden penembakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang dinilai menunjukkan adanya ancaman serius di internal politik Amerika sendiri.


“Tidak menutup kemungkinan yang menembak itu orang-orang dekat Trump sendiri,” kata Amir, dikutip Selasa 19 Mei 2026.

Di mata Amir, dinamika global saat ini semakin sulit diprediksi. Ketegangan di Laut China Selatan terjadi hampir setiap hari dan menjadi indikator bahwa persaingan dua kekuatan besar dunia semakin terbuka.

Ia juga menyoroti hubungan antara Donald Trump dengan Xi Jinping yang disebut mengalami penurunan kedekatan dibanding sebelumnya.

“Gesekan di Laut China Selatan tiap hari terjadi. Pendekatan Trump dengan Xi Jinping membuat eskalasi Laut China Selatan menurun," kata Amir. 

Persoalannya sekarang, apakah Indonesia nanti dijadikan wilayah pertempuran, atau minimal wilayah sekitar Indonesia dijadikan arena pengamanan aset strategis mereka.

Meski demikian, Amir meyakini Amerika Serikat dan China sejatinya tidak menginginkan Indonesia menjadi medan perang terbuka. Sebab posisi Indonesia dinilai terlalu strategis secara ekonomi maupun geopolitik.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Asta Cita Tanpa Konsistensi akan Timbul Moral Hazard

Senin, 08 Juni 2026 | 05:48

Pameran ‘Aku Arek Suroboyo’ Ramaikan Peringatan Bulan Bung Karno

Senin, 08 Juni 2026 | 05:24

GP Ansor Jakbar Gelar Diklatsar Tanggapi Sebutan ‘Gotham City’

Senin, 08 Juni 2026 | 04:59

Pernyataan Purbaya dan Djaka Saling Menguatkan dalam Kasus Tiffany & Co

Senin, 08 Juni 2026 | 04:46

Perkuat KDKMP

Senin, 08 Juni 2026 | 04:26

Purbaya Tidak Punya Backup Politik untuk Jalankan Misi Presiden

Senin, 08 Juni 2026 | 03:57

Jangan Kasih Tempat untuk Boti di Negeri Ini!

Senin, 08 Juni 2026 | 03:37

BEI Jabar Gencarkan Literasi Pasar Modal ke Kampus hingga SD

Senin, 08 Juni 2026 | 03:17

Menanti Hasil Uji Fundamental Perekonomian Indonesia

Senin, 08 Juni 2026 | 02:59

IPB University Raih Juara Umum Program Mahasiswa Berdampak Kemendiktisaintek

Senin, 08 Juni 2026 | 02:50

Selengkapnya