Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

SENIN, 18 MEI 2026 | 19:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri dan pejabat ekonomi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 18 Mei 2026. 

Pertemuan yang dimulai sejak sore hari itu dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Menteri Purbaya mengisyaratkan bahwa pembahasan mencakup berbagai langkah kebijakan yang tengah diformulasikan Presiden. 


“Macam-macam strategi dengan Presiden tapi Pak Menko yang bisa ngomong, saya enggak boleh ngomong katanya,” ujarnya usai rapat.

Purbaya mengungkapkan bahwa pembahasan dalam rapat tidak difokuskan pada isu rupiah, melainkan pada gambaran besar perekonomian nasional.

“Tidak, tidak soal rupiah. Rupiah cuma ditanya gimana kondisi ekonomi bagus, anggaran juga bagus enggak ada masalah, fondasi ekonomi betul-betul bagus. Cuma nanti sosialisasi sosialisasi lebih bagus ke pasar, ke investor juga seperti apa, gitu aja,” jelasnya.

Terkait dinamika pasar keuangan, Purbaya menegaskan pemerintah telah mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas, khususnya melalui intervensi di pasar obligasi. 

“Kita udah masuk ke bond market bertahap, ya. Asing juga udah masuk juga jadi harusnya sih ke depan akan minggu-minggu ini akan lebih stabil. Saya akan masuk setiap hari bond market,” tegasnya.

Di sisi lain, Menko Airlangga memilih bersikap lebih tertutup terkait hasil rapat tersebut. Ia hanya menyebut bahwa pembahasan masih dalam tahap pematangan. 

“Masih dimatangkan nanti sesudahnya baru kita beritahukan,” ujarnya singkat.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya