Berita

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Bisnis

Pemerintah Uji Coba CNG 3 Kg di Pabrik China dan Indonesia

SENIN, 18 MEI 2026 | 17:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah mulai mengakselerasi pengembangan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif Liquefied Petroleum Gas (LPG), termasuk untuk segmen rumah tangga pengguna tabung 3 kilogram. 

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pemanfaatan CNG untuk tabung berkapasitas besar sebenarnya telah berjalan di sejumlah sektor. 

“Menyangkut dengan CNG, ya. Itu untuk 12 kilo sama 20 kilo lebihnya kan sudah jalan. Di hotel-hotel, restoran, di MBG itu sudah jalan. Tapi kan kita lagi melakukan uji coba terhadap tabung yang 3 kilogram untuk rakyat,” ujarnya saat tiba di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 18 Mei 2026.


Namun, pengembangan untuk tabung 3 kilogram memerlukan pengujian lebih mendalam karena karakteristik teknisnya yang berbeda. 

“Nah, 3 kilogram ini daya tekanannya kan besar. 250 bar. Jadi ini harus dicek dulu,” ungkapnya. 

Bahlil menambahkan, proses uji coba dilakukan di dua lokasi untuk memastikan hasil yang optimal yakni di pabrik China dan dalam negeri. 

“Ada dua. Satu, karena pabriknya itu ada di China. Dan yang kedua adalah kita akan melakukan di Indonesia, ya,” kata dia. 

Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG yang selama ini masih mendominasi pasokan energi nasional. 

Dengan tingkat impor mencapai sekitar 75-80 persen, pemerintah menilai perlu ada terobosan berbasis sumber daya domestik.

CNG dinilai sebagai salah satu alternatif paling realistis karena ketersediaan gas alam yang melimpah di dalam negeri. 

Selain itu, dari sisi biaya, energi ini disebut lebih kompetitif dan berpotensi menekan beban subsidi yang selama ini cukup besar.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Prabowo Tetap Hadiri Peluncuran Buku Bahlil Meski Sedang Flu

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:26

KPK Panggil Pengelola Wisma Atlet Buntut Kasus Korupsi Bea Cukai

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:23

Sudaryono Diyakini Mampu Benahi Tata Kelola Program MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:20

Jangan Cepat Puas, Pengangguran Turun tapi Kualitas Pekerjaan Masih jadi PR

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:14

KPK Panggil Petinggi PAN Rejang Lebong di Pengembangan Kasus Bengkulu

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:04

Belum Ada Rencana Reshuffle, Istana Utamakan Isi Jabatan yang Kosong

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:54

BPK: Opini WTP Bukan Tujuan Akhir, Tata Kelola Harus Terus Diperkuat

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:42

Spoiler One Piece Chapter 1190: Duel Gaban vs Imu Memanas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:22

Istana Benarkan Destry Damayanti Masuk Bursa Gubernur BI

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:17

Daftar Harga Pertamax Terbaru di SPBU Pertamina Seluruh Indonesia

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya