Berita

Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin. (Foto: Istimewa)

Politik

Aturan Baru DHE SDA Perkuat Fiskal Negara

SENIN, 18 MEI 2026 | 13:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Langkah Pemerintah dalam memperketat kebijakan retensi Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA) serta rencana penyesuaian tarif royalti mineral dan batu bara (minerba) direspons Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin.

Menurut Politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu, kebijakan ini dinilai sangat strategis untuk memperkuat ketahanan fiskal dalam negeri dan menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah ketidakpastian ekonomi global.

"Kebijakan menahan 50 persen DHE SDA di bank milik negara selama satu tahun dan penyesuaian royalti adalah langkah berani yang harus kita dukung demi kedaulatan ekonomi nasional. Kita butuh pasokan valas tetap berada di dalam ekosistem keuangan kita untuk menahan tekanan terhadap Rupiah," katanya, Senin, 18 Mei 2026.


Kendati demikian, pria yang akrab disapa Udin ini mengingatkan pemerintah tidak menutup mata terhadap keluhan dan masukan dari para investor, termasuk yang dilayangkan oleh Kamar Dagang China baru-baru ini. 

"Namun, kita juga harus bijaksana. Pemerintah perlu mendengarkan kalkulasi dari para pelaku usaha agar operasional investasi mereka tidak mandek akibat masalah likuiditas," sambungnya.

Merespons kekhawatiran pelaku usaha China terkait pembekuan arus kas (cash flow), Udin mendorong perbankan BUMN untuk memberikan insentif bunga yang bersaing atau fasilitas pembiayaan modal kerja khusus (back-to-back loan) dengan jaminan dana DHE yang ditahan tersebut. 
“Dengan begitu, likuiditas operasi jangka panjang perusahaan tidak terganggu sehingga investor juga ada jaminan jika mereka tidak akan merugi dengan kebijakan DHE,” ujarnya.

Terkait rencana kenaikan tarif royalti dan bea keluar minerba yang dikhawatirkan mendongkrak biaya produksi hilirisasi nikel, Udin meminta pemerintah menerapkan skema progresif dan adaptif. 

Kebijakan royalti sebaiknya dikaitkan dengan fluktuasi harga komoditas global, sehingga saat harga pasar sedang turun, beban investor tidak terlampau berat.

Legislator asal Kalimantan Timur ini menegaskan hilirisasi industri yang sukses membutuhkan rasa saling percaya antara negara dan investor. Indonesia berhak mendapatkan bagian keuntungan yang adil (fair share) dari eksploitasi kekayaan alamnya untuk membiayai APBN, tetapi kepastian hukum dan kenyamanan berbisnis bagi investor tetap menjadi pilar utama yang harus dijaga.

"Kita ingin investasi yang masuk ke Indonesia benar-benar membawa dampak kesejahteraan bagi rakyat, salah satunya lewat kontribusi fiskal dan cadangan devisa yang kuat. Melalui dialog yang konstruktif dengan Kamar Dagang China dan mitra investor lainnya, kita yakin pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo bisa menemukan formula mitigasi yang tepat. Fiskal kita aman, investasi pun tetap tumbuh subur," pungkas Udin.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Dasco Ungkap Target Closing RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:49

Ahmad Luthfi Minta Daerah Dilibatkan dalam Evaluasi MBG

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:23

Pameran "Aku Arek Suroboyo" Kuak Sisi Lain Bung Karno yang Jarang Diketahui

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:11

Usulan Natalius Pigai, Ikhtiar Hadirkan Polri Lebih Modern dan Adaptif

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:53

Pajak, Kepercayaan dan Kontrak Sosial

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:49

Jalur Titipan SPMB Masuk Pidana Korupsi, Mau Anak Pintar Kok Nyogok...

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:23

Jurus Seribu Langkah Gagal, Eksekutor Jambret Jakbar Digulung!

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:36

Ditolak Daerah, Mubes V Kosgoro 1957 Dianggap Cacat Prosedur

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:32

Hari Lingkungan Hidup, Pertamina Gaspol Inovasi Sampah dan Tanam Pohon

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:24

Ini Instruksi Khusus Prabowo ke Seskab Teddy Soal Sekolah Rakyat

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:07

Selengkapnya