Berita

Kasubdit 3 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Ade Candra saat pengungkalan peredaran narkotika sabu seberat bruto 32.044 gram atau 32 kilogram jaringan Malaysia pada Sabtu sore, 9 Mei 2026 (Foto: Dok Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)

Presisi

Kurir Sabu Jaringan Malaysia Ditangkap, Barang Bukti 32 Kg Diamankan

SENIN, 18 MEI 2026 | 12:55 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polda Metro Jaya membongkar upaya peredaran 32 kilogram sabu jaringan Malaysia yang rencananya akan dipasok ke wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Dalam pengungkapan yang dilakukan Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba itu, polisi menangkap seorang pria berinisial VAR (32) dan menyita total sabu seberat bruto 32.044 gram.

Kasubdit 3 AKBP Ade Candra mengatakan, pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di kawasan Jalan Kirana Legacy, Cilincing, Jakarta Utara.


Setelah dilakukan penyelidikan, petugas menangkap VAR dengan barang bukti dua paket besar sabu yang dibungkus lakban cokelat dengan berat bruto 2.169 gram.

Polisi kemudian melakukan pengembangan ke sebuah apartemen di wilayah Kabupaten Bekasi. Dari lokasi kedua, petugas menemukan 28 bungkus besar sabu dengan total berat bruto sekitar 29,7 kilogram.

Selain narkotika, polisi turut menyita sejumlah barang bukti lain berupa timbangan manual, cutter, tas besar, dan telepon genggam.

“Di lokasi kedua tersebut, kami menemukan 28 bungkus besar sabu dengan total berat bruto sekitar 29,7 kilogram,” kata Ade dalam keterangan resmi, Senin, 18 Mei 2026.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku sabu tersebut berasal dari seseorang di Malaysia dan akan diedarkan di Jakarta serta wilayah sekitarnya.

Saat ini, tersangka dan seluruh barang bukti telah diamankan di kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya guna proses penyidikan lebih lanjut.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya