Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

SENIN, 18 MEI 2026 | 08:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia kembali naik pada Senin, 18 Mei 2026, dipicu kekhawatiran pasar terhadap pasokan minyak global akibat buntunya perundingan perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat.

Dikutip dari CNBC International, harga minyak mentah Brent, yang menjadi acuan harga minyak internasional, naik 1,27 persen menjadi 110,65 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika naik 1,75 persen menjadi 107,26 Dolar AS per barel.

Kenaikan harga ini dipicu oleh kembali meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz yang dilalui hampir 20 persen pasokan minyak dan gas dunia.


Lewat unggahan terbaru di media sosial, Presiden AS Donald Trump memberikan peringatan keras kepada Iran melalui unggahan di Truth Social. Ia mengatakan bahwa “waktu terus berjalan” bagi Iran dan meminta Teheran segera mengambil tindakan. Pernyataan itu memicu kekhawatiran bahwa konflik bersenjata bisa kembali terjadi.

Meski sempat tercapai gencatan senjata rapuh pada April lalu, ketegangan kedua negara belum mereda. Iran masih menutup sebagian besar jalur Selat Hormuz, sementara pemerintahan Trump tetap melakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Situasi ini membuat kekhawatiran pasar semakin besar karena cadangan minyak dunia mulai menipis. Badan Energi Internasional atau IEA memperingatkan stok minyak global menyusut dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya akibat gangguan berkepanjangan di Selat Hormuz. IEA menilai kondisi tersebut bisa memicu lonjakan harga minyak lebih tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

Bank asal Swiss, UBS, juga memperkirakan persediaan minyak dunia bisa mendekati titik terendah sepanjang sejarah, yakni sekitar 7,6 miliar barel pada akhir Mei apabila permintaan minyak tetap tinggi.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya