Berita

Perbaikan infrastruktur terdampak banjir di wilayah Ngaliyan dan Tugu, Kota Semarang. (Foto: Pemkot Semarang)

Nusantara

Perbaikan Infrastruktur Pascabanjir di Semarang Mulai Digas

MINGGU, 17 MEI 2026 | 04:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintah Kota Semarang memastikan penanganan dampak banjir di wilayah Ngaliyan dan Tugu terus berjalan secara bertahap dan terkoordinasi, baik untuk pembersihan kawasan terdampak maupun penanganan kerusakan infrastruktur.

Melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Pemkot Semarang saat ini mulai melakukan pendataan dan survei kerusakan jalan lingkungan serta fasilitas permukiman warga yang terdampak banjir. 

Langkah tersebut dilakukan agar proses perbaikan dapat segera dilakukan sesuai tingkat kerusakan di lapangan.


“Untuk jalan lingkungan dan fasilitas permukiman warga, hari ini tim Disperkim mulai melakukan survei dan identifikasi kerusakan sebagai dasar penanganan lanjutan,” ujar Kepala Disperkim Kota Semarang, Murni Ediati dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Pemkot Semarang juga memberikan penjelasan terkait video yang beredar di media sosial mengenai kondisi jalan rusak pascabanjir. Jalan yang terlihat dalam video tersebut merupakan jalan utama yang terdampak luapan sungai, sehingga penanganannya membutuhkan koordinasi lintas kewenangan.

"Kerusakan tersebut terjadi akibat luapan arus sungai yang berdampak langsung pada badan jalan. Karena berkaitan dengan aliran sungai dan tanggul, penanganannya dilakukan melalui koordinasi bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dengan dukungan teknis dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang," terang perempuan yang akrab disapa Pipie.

Menurutnya, penanganan persoalan ini dibagi sesuai kewenangan agar bisa lebih cepat dan tepat. Disperkim fokus pada jalan lingkungan dan kawasan permukiman warga, sedangkan untuk jalan utama yang terdampak luapan sungai dilakukan koordinasi bersama BBWS dan DPU.

Meski demikian, Pemkot Semarang menegaskan seluruh jajaran tetap bergerak bersama di lapangan untuk memastikan penanganan tidak berjalan parsial atau sendiri-sendiri. Selain pembersihan lumpur dan sampah, koordinasi percepatan perbaikan infrastruktur juga terus dilakukan agar akses dan aktivitas masyarakat dapat segera pulih kembali.

“Yang terpenting bagi kami saat ini adalah memastikan warga tetap terlayani dan seluruh penanganan berjalan secepat mungkin sesuai kondisi di lapangan,” pungkasnya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya