Berita

Banjir melanda wilayah Kecamatan Tugu dan Ngaliyan, Kota Semarang. (Foto: Pemkot Semarang)

Nusantara

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

MINGGU, 17 MEI 2026 | 02:33 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintah Kota Semarang bergerak cepat melakukan penanganan darurat pasca-banjir yang melanda wilayah Kecamatan Tugu dan Ngaliyan pada Jumat malam, 15 Mei 2026. 

Fokus utama saat ini diarahkan pada pembersihan material lumpur di jalur vital Silayur serta operasi pencarian seorang warga lansia, Ibu Maryam (70), yang dilaporkan hanyut akibat jebolnya tanggul Sungai Plumbon di Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa seluruh jajaran dinas terkait telah diinstruksikan untuk turun langsung ke lapangan guna membantu warga terdampak. 


Menurutnya, intensitas hujan yang sangat tinggi di wilayah hulu Ungaran bagian timur serta wilayah lokal Ngaliyan memicu limpasan air yang tidak terbendung di aliran Kali Silandak dan Kali Plumbon.

Data dari Kecamatan Tugu mencatat sebanyak 313 Kepala Keluarga di Kelurahan Mangkang Kulon terdampak langsung oleh luapan air sungai tersebut. Selain genangan air, sebuah tanggul di wilayah RT 01 RW 01 dilaporkan jebol sepanjang kurang lebih 40 meter yang memperparah dampak banjir di pemukiman warga sekitarnya.

Agustina menjelaskan bahwa penanganan fisik terhadap tanggul yang ambrol akan segera dilakukan mulai Sabtu pagi, 16 Mei 2026 dengan skema darurat. 

Pemkot Semarang akan bersinergi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana untuk melakukan penguatan tanggul menggunakan ribuan karung pasir (sand bag) serta pemasangan trucuk bambu sebagai penahan sementara.

“Meskipun Sungai Plumbon secara teknis berada di bawah kewenangan BBWS, Pemkot Semarang tidak akan tinggal diam dan segera mengambil langkah darurat. Kita akan kerahkan personel untuk melakukan penambalan tanggul sementara agar warga merasa aman jika terjadi hujan susulan di wilayah hulu,” tegas Agustina dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu, 17 Mei 2026.

Selain penanganan di aliran sungai, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kota Semarang juga melakukan pembersihan material lumpur pekat yang menutup jalan di kawasan Silayur, Ngaliyan. 

Langkah ini diambil secara cepat menggunakan truk tangki air dan alat berat agar jalur utama yang menghubungkan Semarang dan Boja tersebut dapat dilalui kendaraan dengan aman.

Agustina menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor terus dilakukan untuk memetakan titik-titik rawan luapan air di wilayah Semarang Barat guna mencegah kejadian serupa. 

Dia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan selalu memantau informasi peringatan dini dari instansi terkait.

“Malam ini petugas pembersihan lumpur masih bekerja di Silayur dan besok pagi saya minta warga bersama jajaran kelurahan melakukan gotong royong massal untuk membersihkan lingkungan masing-masing. Kami berkomitmen untuk mendampingi seluruh warga terdampak hingga situasi kembali kondusif dan aktivitas ekonomi berjalan normal,” pungkasnya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya