Berita

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, mengunjungi kediaman legenda tinju Indonesia, Pino Bahari. (Foto: Dok. Pribadi)

Olahraga

Marciano Norman Temui Pino Bahari di Bali, Dorong Perhatian untuk Atlet Pensiun

LAPORAN: DESTARITA RAHMAWATI*
SABTU, 16 MEI 2026 | 20:45 WIB

 Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, mengunjungi kediaman legenda tinju Indonesia, Pino Bahari, di Denpasar, Bali. 

Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan moril bagi Pino yang kini menjalani masa pemulihan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas beberapa waktu lalu.

Pino mengalami kecelakaan di kawasan Jalan Bypass Ngurah Rai pada 13 April 2026. Akibat insiden itu, ia mengalami patah tulang engkel kaki kiri dan retak tulang rusuk. Pino sempat menjalani operasi sebelum akhirnya diperbolehkan pulang untuk melanjutkan pemulihan di rumah.


Dalam kunjungan tersebut turut hadir petinju Bali berdarah NTT, Julio Bria. Julio merupakan salah satu atlet binaan Pino yang pernah meraih medali emas SEA Games Palembang dan kini aktif sebagai pelatih tinju Persatuan Tinju Amatir Indonesia Bali.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Marciano berharap kondisi kesehatan Pino segera pulih sehingga dapat kembali aktif membina atlet-atlet muda Indonesia.

“Semoga kondisi fisik Pino segera pulih membaik dan dapat kembali beraktivitas. Saya berharap legenda tinju seperti Pino dapat terus melahirkan atlet-atlet tinju hebat,” kata Marciano dikutip Sabtu 16 Mei 2026.

Pino menyampaikan harapannya agar pemerintah memiliki regulasi terkait dana pensiun bagi atlet nasional berprestasi. 

Menurutnya, perhatian terhadap kesejahteraan atlet setelah pensiun masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu diperjuangkan bersama.

“Beliau juga menanggapi dengan serius permohonan saya agar pemerintah pusat menganggarkan dana pensiun bagi para mantan atlet nasional yang berprestasi,” ujar Pino.

Ia berharap perjuangan tersebut dapat mendorong lahirnya regulasi yang menjamin kesejahteraan mantan atlet nasional melalui dana pensiun.

“Semoga perjuangan beliau bisa mendorong terbentuknya undang-undang yang menjamin kesejahteraan mantan atlet nasional melalui dana pensiun,” lanjutnya.

Pino juga mengungkapkan bahwa Marciano berpesan agar dirinya tetap aktif membina dunia tinju Indonesia setelah pulih dari cedera.

“Beliau juga berpesan agar setelah saya sembuh saya tetap aktif membina dan memajukan olahraga tinju,” kata Pino.

Lahir di Denpasar pada 15 Oktober 1972, Pino Bahari merupakan putra pelatih tinju legendaris, Daniel Bahari. Ia mulai berlatih tinju sejak usia lima tahun di bawah arahan sang ayah.

*Kontributor Bali

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya