Berita

Ilustrasi

Bisnis

Kinerja Solid, BSI Perkuat Fundamental ESG

JUMAT, 15 MEI 2026 | 17:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bank Syariah Indonesia semakin diminati masyarakat. Terbukti hingga Maret 2026 kepercayaan nasabah PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk mencapai 23,7 juta mengalami peningkatan signifikan 9,26 juta nasabah pasca merger. 

Melesatnya jumlah basis nasabah dikarenakan peran BSI yang memiliki Dual License sebagai bank syariah dan Bank Emas/Bullion bank. 

Sejak tahun 2025 untuk pertama kalinya BSI mampu menumbuhkan jumlah customer diatas dua juta dalam setahun. Meningkatnya customer based secara tidak langsung mengakselerasi peningkatan bisnis Perseroan.


Hingga Maret 2026, Kinerja Bank Syariah Indonesia semakin solid. Terbukti hampir seluruh indikator tumbuh positif. Kinerja positif pada periode ini ditopang dari Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp376,80 Triliun yang didominasi dana murah yakni Tabungan sebesar Rp164,50 Triliun. 

Selain itu fungsi intermediasi yang seimbang antara DPK dan Pembiayaan mampu mendorong laba BSI mencapai Rp2,20 Triliun naik 22,98% (YOY).

Profit laba yang tumbuh juga didukung atas konsistensi Perseroan meningkatkan kinerja pembiayaan Rp329 triliun dengan fokus pembiayaan Konsumer. Meski tumbuh signifikan, secara kualitas pembiayaan yang disalurkan cukup sehat dengan indikasi Non-Performing Financing (NPF) gross 1,8% membaik dari 1,88% periode sebelumnya. 

Selain itu, hingga Maret 2026, pembiayaan berkelanjutan mencapai Rp75,3 Triliun atau 22,9% dari total pembiayaan BSI yang terdiri dari pembiayaan hijau Rp16 Triliun dan pembiayaan sosial dan UMKM Rp59,1 Triliun.

BSI juga menghimpun Sustainable Funding dengan menerbitkan Sustainability Sukuk dengan total sebesar Rp8 Triliun. Selanjutnya peran BSI sebagai Sahabat Sosial diwujudkan melalui penyaluran implementasi program sosial sebesar Rp320,8 miliar meliputi 5 pilar program yaitu Ekonomi, Pendidikan, Dakwah, Kesehatan, dan Kemanusiaan dengan total penerima manfaat lebih dari 250.000. 

BSI juga mendukung gerakan low carbon economy dalam aspek bisnis dan operasionalnya melalui infrastruktur & fasilitas perusahaan antara lain penyediaan 70 RVM dan 145 unit kendaraan Listrik. 

BSI juga telah menghitung emisi scope 1 dan 2 melalui platform digital carbon tracking sebagai komitmen BSI untuk mendukung implementasi bisnis dan kelestarian bumi. Dalam hal kesetaraan gender, BSI memiliki 41% pegawai perempuan yang berkesempatan untuk berkarir di level yang sama.

Atas serangkaian inisiatif ESG yang dilakukan, alhamdulillah BSI meraih beberapa penghargaan yaitu Best Islamic Bank For ESG dari Euromoney Indonesia, Asia, dan Global serta peningkatan rating ESG BSI di Bloomberg. 

Selain itu belum lama ini BSI mendapatkan penghargaan The Best Corporate Transparency and Emission Reduction Awards 2026 category pada Trusted Diamond Achievement in Emission Transparency, dan The Most Innovative Digitalization of Sharia Bank 2026 for Embedding ESG Principles into Sharia Digital Banking Ecosystem. 

Wakil Direktur Utama Bob T Ananta mengatakan, kinerja BSI yang solid juga harus sejalan dengan fundamental ESG yang kuat agar kedepannya Bank Syariah Indonesia sustain, solid dan memberikan kebermanfaatan yang luas bagi masyarakat, terutama dalam aspek ekonomi, sosial lingkungan, UMKM dan umat melalui peran Zakat yang hanya dimiliki Bank Syariah.

"Inilah yang menjadi uniqueness BSI yang khas sehingga keberadaan BSI bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat," ujar Bob dalam keterangan tertulis, Jumat 15 Mei 2026.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya