Berita

Jemaah haji lansia. (Foto: Kemenhaj)

Politik

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

JUMAT, 15 MEI 2026 | 11:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jemaah haji yang sakit maupun lanjut usia (lansia) diimbau untuk tidak memaksakan diri melaksanakan ibadah sunnah di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi secara terus-menerus.

Wakil Ketua Umum MUI, Cholil Nafis mengimbau jamaah yang sudah berniat melaksanakan ibadah sunnah tetap memperoleh pahala meski tidak dapat menunaikannya karena uzur atau alasan kesehatan.

“Kalau sudah punya niat baik untuk shalat di masjid lalu terhalang karena kondisi kesehatan atau demi menjaga stamina, insya Allah tetap mendapatkan pahala,” kata Kiai Cholil di Madinah, Arab Saudi, Jumat, 14 Mei 2026.


Ketua Musyrif Diny 2026 itu menjelaskan, bagi jamaah yang tinggal di hotel sekitar kawasan Masjid Nabawi maupun Masjidil Haram, ibadah yang dilakukan di pemondokan tetap bernilai ibadah dan tidak perlu menimbulkan kegelisahan apabila tidak mampu terus berada di masjid.

Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Depok, Jawa Barat ini menilai sebagian jamaah terkadang terlalu bersemangat menjalani ibadah sunnah hingga melupakan pentingnya menjaga kebugaran tubuh menghadapi cuaca panas dan kepadatan menjelang Armuzna.

Ulama kelahiran Sampang, Madura, Jawa Timur, 1 Juni 1975 ini juga mengimbau agar jamaah bisa lebih bijak dalam mengatur aktivitas ibadah harian demi menjaga stamina fisik.

Menurutnya, antusiasme jamaah untuk mengejar ibadah sunnah sangat tinggi, namun hal tersebut perlu diseimbangkan dengan kesadaran akan kemampuan fisik. Jamaah, terutama lansia dan kelompok risiko tinggi, diminta tidak memaksakan diri mengejar ibadah sunnah yang berpotensi menguras tenaga sebelum wukuf di Arafah.

Kiai Cholil menegaskan bahwa menjaga stamina jelang Armuzna jauh lebih penting agar jamaah mampu menjalankan rukun haji secara sempurna.

“Jangan sampai tenaga habis sebelum puncak haji. Yang paling utama adalah kesiapan untuk menjalani Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” ujar Kiai Cholil.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya