Berita

Ketua Komite Pariwisata, Kebudayaan, Seni Dan Warisan Datuk Kamarudin Bin Md Nor (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

KAMIS, 14 MEI 2026 | 15:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah resmi membuka rute langsung (direct flight) Kota Bahru-Jakarta, Pemerintah Negara Bagian Kelantan kini membidik ekspansi penerbangan ke kota-kota Asia.

Rencana besar itu diungkapkan
Ketua Komite Pariwisata, Kebudayaan, Seni Dan Warisan Datuk Kamarudin Bin Md Nor dalam konferensi pers di acara Kelantan Day di Hotel Four Points by Sheraton, Jakarta, Kamis, 14 Mei 2026. 

Kamarudin mengatakan sejak awal tahun ini, Kerajaan Kelantan berupaya memperluas cakupan direct flight ke negara Asia Tenggara seperti Thailand, Kamboja, Vietnam, dan Filipina.

Kamarudin mengatakan sejak awal tahun ini, Kerajaan Kelantan berupaya memperluas cakupan direct flight ke negara Asia Tenggara seperti Thailand, Kamboja, Vietnam, dan Filipina.

"Tidak hanya ke Jakarta, tetapi juga ke beberapa kota lain di sekitar ASEAN. Selain Jakarta, kami juga berencana untuk terbang ke Bangkok, Ho Chi Minh City, Phnom Penh, dan juga Manila," ungkapnya kepada awak media.

Kelantan juga telah menyusun fase lanjutan dengan membidik pasar Tiongkok dan Jepang sebagai bagian dari strategi menjadikan Kota Bharu gerbang internasional baru Malaysia. 

“Itu fase pertama. Kemudian fase kedua adalah dari Kota Bharu ke Guangzhou, ke Osaka. Jadi harapan kami cukup tinggi untuk menjadikan Kota Bharu sebagai pintu gerbang lain bagi Malaysia dari luar negeri," kata dia.

Untuk memperkuat daya tarik bagi pasar Indonesia, Kelantan mengandalkan sektor kuliner sebagai magnet utama. Ragam makanan khas disebut menjadi kekuatan besar yang dinilai selaras dengan minat wisatawan Asia. 

Selain wisata gastronomi, Kelantan juga agresif menawarkan layanan kesehatan berbiaya kompetitif melalui tiga rumah sakit besar yang telah disiapkan pemerintah negara bagian. 

Dengan fasilitas modern dan harga lebih terjangkau dibanding Kuala Lumpur maupun Penang, Kelantan ingin masuk dalam peta medical tourism regional. 

“Diskon sekitar 20-30 persen. Dibandingkan dengan yang tersedia di Kuala Lumpur dan juga di Penang," ungkap Kamarudin.

Keunggulan geografis Kota Bharu yang berbatasan langsung dengan Thailand Selatan juga dijadikan nilai tambah strategis. Wisatawan disebut dapat menikmati dua negara dalam satu perjalanan hanya dengan satu tiket penerbangan. 

“Dengan satu tiket ke Kota Baru, you boleh pergi dua negara. Ke Malaysia, Kelantan dan ke Thailand di Selatan Thailand," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya