Berita

Ilustrasi Apa Itu Love Scamming (Sumber: Gemini Generated Image)

Hukum

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

RABU, 13 MEI 2026 | 20:04 WIB | OLEH: TIFANI

Aparat kepolisian bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mengungkap jaringan penipuan berkedok asmara atau “love scamming” yang dikendalikan dari dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kotabumi, Lampung. Kasus ini berhasil diungkap setelah aparat menemukan ratusan telepon seluler di dalam rutan.

Mengutip akun Instagram @humas_poldalampung, sebanyak 137 tahanan diduga terlibat dalam sindikat “love scamming” yang beroperasi secara terorganisir. Modus yang digunakan para pelaku adalah membuat akun media sosial palsu dengan menyamar sebagai anggota TNI atau Polri, lalu menjalin hubungan asmara dengan korban. 

Pelaku kemudian membujuk korban untuk melakukan panggilan video bermuatan tidak senonoh yang digunakan memeras. Para tahanan yang terindikasi terlibat kini telah dipindahkan ke Rutan Kelas IA Bandar Lampung untuk mempermudah proses penyidikan.


Apa Itu “love scamming”

Melansir laman Pusiknas Bareskrim Polri, "love scamming" juga disebut dengan romance scam adalah penipuan berkedok asmara. Dalam modus penipuan ini, pelaku menaklukkan korban dengan kata-kata cinta bahkan hubungan romansa yang serius. 

Pelaku memanipulasi korban untuk mendapatkan uang. Pelaku "love scamming" biasanya dimulai dengan pelaku yang berpura-pura menjadi seseorang yang tertarik atau jatuh cinta pada korban.

Mereka kemudian menggunakan berbagai trik untuk membangun ikatan emosional dengan korban, seperti memberikan perhatian, pujian, atau janji-janji romantis. Selain membangun ikatan emosional, pelaku love scam juga sering kali menggunakan foto-foto yang menarik untuk menarik perhatian calon korbannya.

Love scam tidak hanya merugikan korban secara finansial saja, tetapi juga emosional mereka. Setelah penipuan terungkap, korban sering kali merasa terluka, malu, dan kehilangan kepercayaan pada orang lain.

Berikut ini beberapa ciri yang bisa jadi mengindikasikan terjadi fenomena love scam:

1. Melakukan Pendekatan secara Online

Love scam umumnya dimulai melalui platform online seperti dating apps, media sosial, atau aplikasi pesan. Penipu akan mengirim pesan kepada korban potensial dengan maksud membangun hubungan. 

Platform media sosial digunakan penipu karena mereka lebih leluasa untuk menutupi identitas diri, sehingga calon korban tidak akan mengetahui identitas asli dari sang penipu.

2. Proses Pendekatan yang Cepat

Penipu akan berusaha mempercepat proses pendekatan dengan calon korban. Mereka akan mengungkapkan perasaan cinta atau ketertarikan yang kuat dalam waktu singkat setelah memulai komunikasi.

3. Memakai Profil Palsu

Penipu "love scamming" sering kali menggunakan foto-foto menarik dan menciptakan profil palsu yang terlihat meyakinkan. Mereka biasanya mengklaim sebagai pengusaha sukses, punya status sosial yang tinggi, atau latar belakang pendidikan yang cemerlang.

Tujuan menggunakan profil palsu ini adalah supaya pelaku bisa mengelabui calon korbannya, sehingga apabila nanti korban melaporkan kasus ini kepada pihak berwajib, polisi tidak akan dengan mudah mendapatkan identitas asli pelaku.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya