Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Otomotif

Mitos atau Fakta: Perlukah Mematikan AC Mobil Saat di Tanjakan Curam?

RABU, 13 MEI 2026 | 14:44 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Sering kali kita mendengar saran dari sesama pengemudi untuk segera mematikan AC mobil saat berhadapan dengan tanjakan yang curam.

Konon, langkah ini dipercaya ampuh untuk meringankan beban kerja mesin, sehingga mobil dapat melibas tanjakan ekstrem dengan lebih mulus dan bertenaga.

Namun, apakah pandangan ini sekadar mitos jalanan atau sebuah fakta teknis yang tak bisa dibantah?


Kebiasaan mematikan AC di tanjakan curam sebenarnya tidak berlaku mutlak untuk semua jenis kendaraan. Langkah taktis ini umumnya hanya efektif diaplikasikan pada mobil lawas atau kendaraan masa kini yang memiliki kapasitas mesin relatif kecil, yakni di kisaran 1.000 cc.

Secara mekanis, hal ini terjadi karena kompresor AC digerakkan secara langsung oleh putaran mesin mobil.

Pada saat kendaraan menemui medan berat, mesin harus bekerja ekstra keras karena tidak hanya menanggung beban laju kendaraan, melainkan juga harus memutar berbagai komponen krusial secara bersamaan, mulai dari alternator, pompa air (water pump), hingga pompa power steering.

Saat AC menyala, beban kerja mesin akan otomatis bertambah berat saat melalui tanjakan. Pada mobil bermesin kecil seperti Low Cost Green Car (LCGC), beban ekstra ini akan sangat terasa menguras tenaga mesin, terutama apabila kabin sedang diisi penuh oleh lima penumpang beserta barang bawaan.

Dengan mematikan sistem pendingin, seluruh tenaga yang ada dapat difokuskan murni untuk menaklukkan tanjakan.  Sebaliknya, perlakuan ini sama sekali tidak diperlukan bagi Anda yang mengemudikan mobil dengan kapasitas mesin 1.500 cc ke atas.

Pada kendaraan bertenaga besar sekelas Toyota Innova atau Nissan X-Trail, kehadiran beban tambahan dari kompresor AC tidak mengharuskan pengendara mematikan AC.

Jadi, kenali spesifikasi kendaraan Anda! Jika mobil Anda dibekali mesin 1.500 cc ke atas, Anda bisa tetap menikmati kesejukan kabin dengan santai tanpa perlu khawatir mesin akan kehilangan tenaga di tengah tanjakan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Jaga Energi dan Cairan, Tantangan 14.000 Pelari Maybank Marathon 2026

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:25

Bawa Hasil Riset UGM ke Bursa, SWAP Bidik Dana Segar Rp45 Miliar Lewat IPO\

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:14

BEI Agendakan RUPSLB, Catat Syarat Kehadirannya

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:00

Iran Anggap Negara Pendukung Perang Ekonomi AS sebagai Musuh

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:21

ASBI Laporkan Dugaan Penggelapan ke BEI-OJK, Enam Pihak Jadi Terlapor

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:03

Hasil Penelitian Ungkap Air Galon Guna Ulang Tak Berisiko Kanker

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:02

Pemuda Katolik NTT Berangkatkan Puluhan Relawan ke Flores

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:42

PAN Launching Lapor PAN dan PANsar Murah

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:27

Pertina Bawa Polemik Legalitas ke PTUN dan PN Jakpus

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:14

TNI AL Berhasil Operasi Patah Tulang Korban Gempa NTT di KRI

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:02

Selengkapnya