Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga CPO Terkoreksi Tajam Akibat Lesunya Permintaan dari India dan China

RABU, 13 MEI 2026 | 14:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga kontrak berjangka minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives Exchange mengalami tekanan cukup dalam pada perdagangan Rabu siang, 13 Mei 2026. 

Kontrak acuan untuk pengiriman Juli merosot sebesar 62 Ringgit atau sekitar 1,38 persen ke level 4.419 Ringgit per metrik ton. 

Penurunan ini memperpanjang tren negatif dari sesi sebelumnya, yang dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap minimnya aktivitas pembelian dari para importir utama.


Direktur Pelindung Bestari, Paramalingam Supramaniam, menjelaskan bahwa saat ini sedang terjadi kekosongan permintaan di pasar jangka pendek. 

Hal ini disebabkan oleh langkah strategis pembeli dari India yang mulai beralih menggunakan minyak kedelai asal Argentina. Di saat yang sama, China juga menahan pembelian untuk kebutuhan mendesak dan lebih memilih melakukan pemesanan untuk masa depan, terutama untuk pengiriman pada Desember mendatang.

Selain faktor permintaan, penguatan mata uang Ringgit terhadap Dolar Amerika Serikat sebesar 0,18 persen turut menekan pergerakan harga. 

Kondisi ini membuat minyak sawit menjadi lebih mahal bagi para pembeli global yang menggunakan mata uang asing. 

Para investor kini cenderung bersikap waspada sambil menantikan perkembangan gencatan senjata di Timur Tengah serta hasil pertemuan penting antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. 

Kondisi pasar yang kurang bergairah ini juga terlihat dari data Komisi Eropa yang menunjukkan penurunan impor minyak sawit Uni Eropa sebesar 4 persen menjadi 2,47 juta ton.

Meskipun saat ini harga berada dalam zona merah, peluang untuk pembalikan arah masih terbuka.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya