Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

RABU, 13 MEI 2026 | 10:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia terus mengalami kenaikan tajam saat harapan tercapainya perdamaian di Timur Tengah mulai memudar.

Dikutip dari Reuters, Rabu 13 Mei 2026, pada penutupan Selasa, harga minyak mentah Brent ditutup naik 3,56 Dolar AS atau 3,42 persen menjadi 107,77 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 4,11 Dolar AS atau 4,19 persen menjadi 102,18 Dolar AS per barel. Sehari sebelumnya, kedua harga acuan itu juga sudah menguat hampir 3 persen.

Harga semakin melambung sejak Presiden AS Donald Trump mengatakan pembicaraan gencatan senjata dengan Iran berada dalam kondisi kritis. Iran masih bersikeras meminta penghentian seluruh aksi militer, pencabutan blokade laut AS, dibukanya kembali ekspor minyak Iran, serta kompensasi atas kerusakan akibat perang.


Iran juga kembali menegaskan kedaulatannya atas Selat Hormuz, jalur penting yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia. 

"Pasar mulai meragukan kemungkinan tercapainya kesepakatan damai dalam waktu dekat," kata analis StoneX, Alex Hodes.

Badan Informasi Energi AS (EIA) memperkirakan gangguan di Selat Hormuz akan berlangsung hingga akhir Mei 2026. Sebelumnya, EIA memperkirakan gangguan hanya terjadi sampai akhir April.

Menurut EIA, dibutuhkan waktu hingga akhir 2026 atau awal 2027 agar produksi dan jalur perdagangan minyak dunia kembali normal setelah konflik mereda.

Gangguan di Selat Hormuz membuat ekspor minyak Timur Tengah menurun tajam. Survei Reuters menunjukkan produksi minyak OPEC pada April turun ke level terendah dalam lebih dari 20 tahun.

EIA memperkirakan sekitar 10,5 juta barel minyak per hari hilang dari pasar selama April akibat gangguan tersebut. Namun, sejumlah analis memperkirakan kehilangan pasokan sebenarnya lebih besar.

Kepala minyak dan gas Houlihan Lokey, J.P. Hanson, memperkirakan konflik ini menciptakan kekurangan pasokan hingga 14 juta barel per hari.

Sementara itu, persediaan minyak mentah AS diperkirakan turun sekitar 2,1 juta barel pekan lalu. Persediaan bahan bakar AS juga diprediksi ikut menurun.

Pelaku pasar juga menyoroti rencana pertemuan Trump dengan Presiden China Xi Jinping pekan ini, di tengah meningkatnya tekanan AS terhadap perusahaan yang membantu pengiriman minyak Iran ke China.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya