Berita

Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng. (Foto: RMOLJateng)

Nusantara

Pemkot Semarang Gercep Tuntaskan Ceceran Tanah di Jalan Yos Sudarso

RABU, 13 MEI 2026 | 00:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintah Kota Semarang bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait ceceran tanah di Jalan Arteri Yos Sudarso, tepatnya di depan akses masuk PT Cipta, Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara, yang dinilai membahayakan pengguna jalan. 

Atas arahan langsung Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng, penanganan terpadu lintas OPD langsung dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga.

Langkah cepat tersebut diawali dengan koordinasi intensif bersama OPD terkait sebagai bentuk respons sigap Pemerintah Kota Semarang terhadap kondisi di lapangan pada Senin, 11 Mei 2026. 


Selanjutnya, penanganan langsung dieksekusi melalui kolaborasi Kecamatan Semarang Utara bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang pada Selasa, 12 Mei 2026.

Camat Semarang Utara, Siwi Wahyuningsih, mengatakan bahwa penanganan dilakukan secara menyeluruh mulai dari pengaturan lalu lintas, pengerukan material tanah, hingga pembersihan jalan agar kembali aman dilalui masyarakat.

“Atas instruksi Ibu Wali Kota, kami langsung bergerak bersama OPD terkait. Dinas Perhubungan melakukan pengaturan lalu lintas, Dinas PU melakukan pengerukan dan pembersihan ceceran tanah, kemudian dilanjutkan pembilasan dan penyemprotan oleh Dinas Pemadam Kebakaran agar kondisi jalan benar-benar bersih dan aman,” ujar Siwi dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta.

Menurut dia, percepatan penanganan menjadi prioritas karena Jalan Arteri Yos Sudarso merupakan salah satu jalur padat kendaraan dengan mobilitas tinggi. Karena itu, petugas juga diterjunkan untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas selama proses pembersihan berlangsung.

Tidak hanya berhenti pada penanganan darurat, Pemkot Semarang juga menyiapkan langkah antisipatif agar persoalan serupa tidak kembali terjadi. Dinas Perhubungan akan memasang rambu peringatan jalan licin dan pita kejut di sekitar lokasi guna meningkatkan kewaspadaan pengendara.

Di sisi lain, koordinasi juga dilakukan dengan pihak PT Cipta untuk melakukan pembenahan akses keluar-masuk kendaraan angkutan agar material tanah tidak kembali terbawa ke badan jalan. DPU turut menyiapkan saluran sederhana untuk mengurangi potensi genangan air di kawasan tersebut.

“Kami meminta pihak PT Cipta melakukan perawatan akses keluar masuk kendaraan truk agar tidak lagi menimbulkan ceceran tanah di jalan utama. Selain itu juga dibuat saluran agar air yang menggenang dapat langsung mengalir ke drainase di sepanjang Jalan Arteri Yos Sudarso,” lanjut Siwi.

Ia menegaskan, pola kerja cepat dan kolaboratif menjadi komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam menjawab aduan masyarakat secara responsif.

“Hari Senin dilakukan koordinasi lintas OPD, dan hari Selasa langsung dilakukan eksekusi di lapangan. Ini bentuk keseriusan Pemkot Semarang dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.

Melalui langkah cepat tersebut, Pemerintah Kota Semarang berharap kondisi Jalan Arteri Yos Sudarso kembali aman, nyaman, dan kondusif bagi pengguna jalan, sekaligus memperkuat komitmen pelayanan responsif terhadap setiap persoalan yang dikeluhkan masyarakat.


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya