Berita

Ilustrasi Hantavirus Andes Bisa Menular Antarmanusia (Sumber: Gemini Generated Image)

Kesehatan

Hantavirus Andes Bisa Menular Antarmanusia, Ini Gejalanya

SELASA, 12 MEI 2026 | 19:35 WIB | OLEH: TIFANI

World Health Organization (WHO) mengonfirmasi kemunculan Hantavirus jenis Andes dalam wabah di kapal pesiar MV Hondius di kawasan Atlantik Selatan. Hingga saat ini terdapat delapan kasus yang dilaporkan, termasuk tiga kematian. 

Enam kasus telah dipastikan positif terinfeksi Hantavirus jenis Andes melalui tes PCR. Berbeda dari sebagian besar jenis Hantavirus lainnya, Andes diketahui dapat menular dari manusia ke manusia.

Mengutip laman CDC, virus Andes merupakan satu-satunya jenis Hantavirus yang sejauh ini terbukti bisa memicu penularan antar manusia. Virus ini banyak ditemukan di wilayah Amerika Selatan, terutama Argentina dan Chili.


Sebagian besar Hantavirus umumnya menular melalui tikus liar, urine, air liur, atau kotorannya. Namun, virus Andes memiliki karakter berbeda karena dapat berpindah antar-manusia dalam kondisi tertentu.

Meski demikian, para ahli menegaskan penularannya tidak semudah Covid-19, campak, atau influenza. Hingga saat ini tidak ada indikasi bahwa wabah tersebut berpotensi menjadi pandemi global seperti Covid-19.

Meski begitu, para peneliti menekankan bahwa penularan Andes virus biasanya terjadi dalam kontak yang sangat dekat dan berlangsung lama. Berikut merupakan beberapa penyebaran virus Andes yang dapat terjadi:


Oleh karena itu, risiko penularan umumnya lebih tinggi pada keluarga serumah atau tenaga perawat yang melakukan kontak intens dengan pasien. Para ilmuwan mengatakan, bukti soal penularan antar-manusia ini sudah terlihat dari berbagai investigasi wabah selama puluhan tahun.

Virus Andes sendiri dapat menyebabkan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), yaitu gangguan pernapasan serius yang dapat berkembang cepat dan berujung fatal. Tingkat kematian akibat penyakit ini dilaporkan berkisar 20 hingga 40 persen, tergantung kondisi pasien dan kecepatan penanganan medis.

Terdapat beberapa gejala awal yang perlu diwaspadai karena biasanya menyerupai flu seperti:


Dalam beberapa hari, kondisi bisa berkembang menjadi batuk dan sesak napas akibat penumpukan cairan di paru-paru. Hingga kini, belum ada vaksin maupun obat antivirus khusus untuk Hantavirus. 

Penanganan masih berfokus pada perawatan intensif dan penanganan gejala. Para ahli juga mengingatkan bahwa hasil PCR negatif sesaat setelah terpapar belum tentu berarti seseorang aman dari infeksi karena virus dapat memiliki masa inkubasi cukup panjang.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya