Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Pasar Dalian Melemah, Harga Minyak Sawit Ikut Terkoreksi

SELASA, 12 MEI 2026 | 14:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives terkoreksi lebih dari 1 persen pada perdagangan Selasa 12 Mei 2026. 

Setelah sempat menguat tipis pada sesi sebelumnya, harga menyusut 70 Ringgit ke level 4.446 Ringgit per metrik ton. 

Penurunan ini dipicu oleh aksi jual pada kontrak palm olein di Pasar Dalian yang merosot 1,35 persen, serta pelemahan minyak kedelai di bursa yang sama. Karena bersaing dalam pasar minyak nabati global, pergerakan harga sawit umumnya mengekor tren harga minyak pesaingnya.


Pasar Berjangka Dalian (DCE) adalah bursa berjangka utama di Tiongkok yang memengaruhi harga global untuk komoditas seperti minyak sawit (CPO), PVC, dan plastik lainnya

Kondisi pasar kian tertekan oleh data internal Malaysia yang menunjukkan kenaikan stok CPO sepanjang April akibat lonjakan produksi dan impor di tengah lesunya ekspor. 

Ketidakpastian juga muncul dari perbedaan data ekspor awal Mei, di mana Intertek mencatat kenaikan sebesar 8,5 persen sementara AmSpec justru melaporkan penurunan 10,8 persen. 

Dari sisi teknikal, analis memperkirakan harga berpotensi turun lebih jauh menuju kisaran 4.410 hingga 4.452 Ringgit per metrik ton.

Meski demikian, terdapat beberapa faktor yang menahan kejatuhan harga lebih dalam. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran telah mengerek harga minyak mentah dunia sebesar 1 persen, sehingga meningkatkan daya tarik sawit sebagai bahan baku biodiesel.

Selain itu, pelemahan mata uang ringgit terhadap Dolar AS membuat harga CPO menjadi lebih terjangkau bagi pembeli internasional, yang sedikit memberikan napas bagi aktivitas perdagangan di pasar global.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya