Berita

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa (Foto: Al Jazeera)

Dunia

Presiden Afrika Selatan Menolak Mundur Meski Terancam Dimakzulkan

SELASA, 12 MEI 2026 | 09:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa menegaskan tidak akan mundur dari jabatannya meski Mahkamah Konstitusi membuka jalan bagi parlemen untuk memproses pemakzulan terkait skandal pencurian uang tunai di peternakan pribadinya.

Dalam pidato kenegaraan yang disiarkan televisi, Ramaphosa menepis tekanan politik yang menuntutnya lengser. 

“Meskipun ada seruan di beberapa kalangan agar saya mengundurkan diri, tidak ada satu pun dalam putusan Mahkamah Konstitusional yang memaksa saya untuk mengundurkan diri dari jabatan saya,” ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu News, Selasa, 12 Mei 2026.


Tekanan terhadap Ramaphosa bermula dari kasus pencurian 580 ribu dolar AS pada 2020 di peternakan pribadinya, Phala Phala, di mana uang tunai tersebut disembunyikan di dalam sofa. 

Skandal itu memicu gelombang kritik setelah terungkap bahwa insiden tersebut tidak pernah dilaporkan kepada aparat kepolisian, memunculkan tuduhan pencucian uang serta pertanyaan serius soal sumber dana.

Panel independen yang dibentuk Majelis Nasional pada 2022 kemudian menyimpulkan Ramaphosa kemungkinan terlibat pelanggaran serius. 

Namun Ramaphosa sejak awal membantah seluruh tudingan dan menegaskan dana tersebut berasal dari transaksi legal penjualan satwa liar. 

Mahkamah Konstitusi pekan lalu memutuskan parlemen telah bertindak inkonstitusional karena menggagalkan laporan panel independen, seraya menegaskan rekomendasi tersebut harus diteruskan ke komite pemakzulan, kecuali dan sampai laporan tersebut dibatalkan setelah ditinjau ulang.

Meski berada di bawah tekanan politik dan hukum yang semakin intens, Ramaphosa memilih melakukan perlawanan melalui jalur pengadilan dengan mengajukan peninjauan ulang terhadap laporan panel independen guna menghentikan proses pemakzulan sebelum bergerak lebih jauh di parlemen.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya