Berita

Sekretaris Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni (Foto: Tangkap layar konferensi pers Kemenkes)

Kesehatan

Kemenkes Pastikan Strain Hantavirus di Serang Belum Menular ke Manusia

SENIN, 11 MEI 2026 | 15:58 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kemunculan kembali isu hantavirus global membuat publik kembali menyoroti Serang Virus atau SERV, strain hantavirus yang pernah ditemukan di Serang, Banten, pada 2009 silam.

Namun pemerintah memastikan hingga saat ini strain hantavirus tersebut belum menunjukkan penularan ke manusia.

Sekretaris Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni menjelaskan, SERV merupakan salah satu strain hantavirus yang ditemukan pada tikus dalam penelitian di Indonesia.


Menurutnya, dari puluhan strain hantavirus yang ada, tidak semuanya dapat menginfeksi manusia.

“Virus ini memiliki 50 strain. Dan 24 strain yang dapat menginfeksi manusia,” kata Andi dalam konferensi pers pada Senin 11 Mei 2026. 

Ia menegaskan, strain SERV yang ditemukan di Banten sejauh ini belum ditemukan pada manusia dan masih terbatas pada hewan pengerat. 

Menurut Andi, temuan SERV berbeda dengan kasus hantavirus di luar negeri yang belakangan ramai diperbincangkan, termasuk wabah di kapal pesiar MV Hondius.

“Untuk di Serang, itu hanya menginfeksi tikus saja. Jadi tidak terjadi penularan dari tikus ke manusia,” pungkas Andi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya