Berita

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Pelemahan Mata Uang Tak Hanya Dialami Rupiah

SENIN, 11 MEI 2026 | 13:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pelemahan nilai tukar rupiah di tengah memanasnya ketegangan geopolitik global mendapat sorotan dari mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. 

Susi menilai depresiasi mata uang tidak hanya dialami rupiah, tetapi juga terjadi pada sejumlah mata uang lain, termasuk yen Jepang dan dolar Amerika Serikat.

“Sebetulnya dari pengamatan saya sebagai orang awam enam bulan terakhir mata uang yg terdeprisiasi bukan hanya Rupiah, Yen juga up & down cukup signifikan. USD $  sendiri terdeprisiasi terhadap mata uang lainnya cukup dalam,” tulis Susi melalui akun media sosial X, Senin, 11 Mei 2026.


Sejumlah pakar memperingatkan rupiah berpotensi melemah hingga menyentuh level Rp18.000 per dolar AS di tengah meningkatnya tensi geopolitik global. Kondisi tersebut juga dinilai membayangi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Menurut Susi, kondisi ekonomi global saat ini perlu disikapi secara menyeluruh dan tidak hanya dilihat dari pergerakan kurs rupiah semata. Stabilitas ekonomi masyarakat juga harus menjadi perhatian utama pemerintah.

Namun demikian, Susi justru melihat persoalan yang lebih mengkhawatirkan adalah maraknya praktik judi online dan pinjaman online yang dinilai menguras uang masyarakat kecil.

“Yang lebih menghawatirkan menurut pandangan saya Judol dan Pinjol yg marak menyedot banyak uang masyarakat kecil,” tandasnya.



Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya