Berita

Presiden Prabowo Subianto di Pulau Miangas, Sulawesi Utara, pada Sabtu, 9 Mei 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Kampung Nelayan di Miangas Langkah Strategis Prabowo Jaga Laut Utara RI

SENIN, 11 MEI 2026 | 13:21 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono untuk membangun Kampung Nelayan Merah Putih di Pulau Miangas, Sulawesi Utara. 

Instruksi itu disampaikan Prabowo saat kunjungan Presiden ke wilayah terluar Indonesia tersebut pada Sabtu 9 Mei 2026.

Pulau Miangas bukan wilayah biasa. Pulau kecil di utara Sulawesi itu merupakan salah satu titik paling strategis Indonesia karena berbatasan langsung dengan Filipina dan berada di jalur penting kawasan Pasifik. 


Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai langkah Prabowo membangun Kampung Nelayan Merah Putih di Miangas merupakan strategi besar yang memadukan pendekatan ekonomi, pertahanan, dan geopolitik sekaligus.

Menurut Amir, selama ini kawasan perbatasan sering hanya dipandang sebagai wilayah administratif. Padahal dalam praktik geopolitik modern, kawasan terluar merupakan benteng awal pertahanan nasional. 

"Dalam konteks geopolitik Indo-Pasifik, negara yang kuat bukan hanya negara yang memiliki militer besar, tetapi juga masyarakat perbatasan yang kuat, loyal, dan sejahtera,” kata Amir, dikutip Senin 11 Mei 2026.

Ia menjelaskan, negara-negara besar saat ini tidak lagi hanya mengandalkan kekuatan militer konvensional untuk menjaga wilayahnya. Mereka menggunakan pendekatan human security atau keamanan berbasis kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks itu, nelayan menjadi elemen penting pertahanan nasional.

Amir memandang nelayan sesungguhnya adalah “mata dan telinga negara” di laut. Mereka berada di garis depan, melihat langsung aktivitas kapal asing, pergerakan ilegal, penyelundupan, pencurian ikan, hingga potensi infiltrasi lintas batas.

“Nelayan adalah aktor sosial yang menjaga eksistensi negara di laut. Jika nelayan sejahtera, mereka akan menjadi kekuatan pertahanan sipil yang sangat penting,” kata Amir.

Lanjut Amir, kebijakan Prabowo tersebut menunjukkan adanya perubahan paradigma dalam pembangunan wilayah perbatasan. Jika sebelumnya pendekatan pemerintah cenderung administratif dan simbolik, kini mulai bergerak pada penguatan ekonomi masyarakat lokal sebagai fondasi pertahanan.

“Kalau Miangas berhasil dibangun menjadi kampung nelayan modern yang maju dan sejahtera, maka itu akan menjadi simbol bahwa Indonesia mampu menjaga perbatasannya melalui kekuatan rakyat,” pungkas Amir.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya