Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Saham Emiten Kopi Masuk Radar Pengawasan Khusus BEI

SENIN, 11 MEI 2026 | 12:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Efek Indonesia (BEI)  resmi memberikan status Unusual Market Activity atau UMA terhadap pergerakan saham PT Fore Coffee Indonesia Tbk. 

Langkah ini diambil oleh otoritas bursa sebagai respons atas tren penguatan harga saham dengan kode emiten FORE yang dinilai bergerak di luar kewajaran. 

Walaupun demikian, pihak bursa menggarisbawahi bahwa penetapan status UMA ini merupakan mekanisme pengawasan standar dan tidak secara otomatis mengindikasikan adanya pelanggaran hukum di sektor pasar modal.


Secara fundamental, daya tarik emiten kopi kekinian ini sebenarnya didorong oleh kinerja keuangan yang cukup impresif pada awal tahun 2026. 

Sepanjang kuartal pertama tahun ini, FORE berhasil membukukan lonjakan laba bersih sebesar 60,5 persen yang menyentuh angka Rp9,4 miliar. Performa gemilang tersebut memicu gairah pasar yang sangat besar hingga membuat harga sahamnya melesat secara akumulatif sebesar 72,32 persen atau naik 410 poin sepanjang tahun berjalan.

Namun, volatilitas tinggi mulai terlihat dalam sepekan terakhir ketika saham ini sempat menyentuh titik tertinggi di level Rp1.135 sebelum akhirnya mengalami aksi ambil untung oleh para investor. 

Pada perdagangan hari ini yang bertepatan dengan tanggal 11 Mei 2026, saham FORE dibuka pada level Rp1.000 namun segera mengalami tekanan jual. Hingga menjelang siang pukul 10.43 WIB, harganya terkoreksi sebesar 5,85 persen yang membawa posisinya turun 60 poin menuju level Rp975 per lembar saham.

Menyikapi situasi ini, Bursa Efek Indonesia terus memantau dengan saksama pola transaksi serta keterbukaan informasi yang disampaikan oleh manajemen perusahaan. 

Merujuk pada data terakhir yang dipublikasikan melalui situs resmi bursa pada 8 Mei 2026, informasi terbaru masih terbatas pada laporan bulanan registrasi pemegang efek. 

Oleh karena itu, para pelaku pasar diingatkan untuk lebih bijak dalam mencermati setiap perkembangan terkini serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan risiko sebelum mengambil keputusan investasi lebih lanjut pada saham ini.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya