Berita

Zulkifli Hasan saat masih menjabat sebagai Menteri Perdagangan RI. (Foto: Dok. Kemendag)

Politik

Kenaikan Minyakita di Atas HET Bentuk Kegagalan Zulhas sebagai Menko Pangan

MINGGU, 10 MEI 2026 | 15:12 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kenaikan harga Minyakita dinilai sebagai bentuk kegagalan Menteri Koordinator (Menko) bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas, karena sering melebihi harga eceran tertinggi (HET).

Pengamat politik Citra Institute, Efriza menilai, harga Minyakita yang seringkali melampaui HET sebesar Rp.15.700 per liter, sudah sesuatu di luar batas.

"Kondisi ini akan dinilai oleh publik kegagalan Zulhas sebagai Menko Pangan," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu, 10 Mei 2026.


Menurutnya, kenaikan harga Minyakita sebagai minyak masak bersubsidi untuk rumah tangga masyarakat, bukan sekadar sinyal ekonomi ngos-ngosan tetapi juga bukti Zulhas tidak punya perencanaan matang menghadapi kondisi lonjakan ekonomi yang semakin menyulitkan kehidupan masyarakat. 

"Sekaligus merembes kepada kegagalan kinerja Kementerian Perdagangan," sambungnya menegaskan.

Lebih lanjut, lulusan S2 Ilmu Politik Universitas Nasional (UNAS) itu memandang, tekanan dalam tata kelola ekonomi pangan dan energi domestik saat ini, memperlihatkan lemahnya pengendalian distribusi dan stabilisasi harga kebutuhan pokok. 

"Maka, ketika harga Minyakita yang seharusnya bersubsidi atau dikendalikan oleh pemerintah, tetapi di lapangan sudah tak sesuai dengan HET sebelum terjadi rencana kenaikan," tuturnya.

"Kondisi ini menunjukkan adanya persoalan pengawasan pasar, rantai distribusi, dan ketidakberdayaan menyelesaikan kemungkinan adanya permainan spekulan," demikian Zulhas menambahkan.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya