Berita

Representative Image (Foto: Reuters)

Dunia

AS Sanksi Sembilan Perusahaan Tiongkok-Hong Kong Pendukung Iran

MINGGU, 10 MEI 2026 | 08:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap sembilan perusahaan dan individu asal Tiongkok daratan serta Hong Kong dengan tuduhan membantu militer Iran memperoleh senjata dan material strategis untuk menopang program drone serta rudal balistiknya. 

Mengutip laporan South China Morning Post, Minggu, 10 Mei 2026, keputusan tersebut diumumkan Departemen Keuangan dan Departemen Luar Negeri AS menjelang kunjungan Presiden Donald Trump ke China pekan depan.

Departemen Keuangan AS menyebut pihak-pihak yang dikenai sanksi telah mendukung upaya militer Iran untuk mengamankan senjata sekaligus membantu pengadaan bahan baku pesawat tanpa awak seri Shahed dan rudal balistik Iran.


Di antara perusahaan yang disasar adalah Yushita Shanghai International Trade Company yang berbasis di Tiongkok daratan dan dituduh membantu Teheran membeli persenjataan. 

Hitex Insulation Ningbo Company juga masuk daftar hitam karena disebut memasok material senilai jutaan dolar yang digunakan dalam riset rudal balistik dan uji peluncuran. Perwakilan hukumnya, Li Genping, turut dijatuhi sanksi.

Dari Hong Kong, HK Hesin Industry Company dituduh berperan sebagai perantara pengadaan, sementara Mustad Limited disebut membantu Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperoleh senjata. 

Secara terpisah, Departemen Luar Negeri AS juga menjatuhkan sanksi terhadap empat perusahaan lain, termasuk tiga perusahaan Tiongkok yang dituding menyediakan citra satelit untuk mendukung serangan Iran terhadap pasukan AS di Timur Tengah.

Perusahaan-perusahaan tersebut mencakup Chang Guang Satellite Technology, The Earth Eye, dan MizarVision. Washington menuduh MizarVision bahkan mempublikasikan citra sumber terbuka yang merinci aktivitas militer AS selama perang. 

Sanksi ini berpotensi memblokir akses perusahaan-perusahaan tersebut ke mekanisme keuangan global berbasis dolar AS yang krusial untuk perdagangan dan investasi internasional.

Langkah Washington datang hanya beberapa hari sebelum lawatan Trump ke Tiongkok pada 14-15 Mei, kunjungan pertama pemimpin AS ke Beijing sejak 2017. 

Di saat yang sama, para pejabat senior pemerintahan Trump, termasuk Menteri Keuangan Scott Bessent dan Menlu Marco Rubio, meningkatkan tekanan terhadap Beijing agar menggunakan pengaruhnya atas Iran demi mendorong gencatan senjata. 

Namun Beijing tetap menunjukkan sikap menantang sambil terus menyerukan perundingan damai AS-Iran.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya