Berita

Presiden Prabowo Subianto di Miangas Sulawesi Utara. (Foto: Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Siapkan Desa Nelayan Modern di Miangas, Lengkap dengan Cold Storage dan SPBU

SABTU, 09 MEI 2026 | 20:48 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Prabowo Subianto berencana membangun desa nelayan modern di Miangas, Sulawesi Utara, sebagai bagian dari program peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan di wilayah perbatasan.

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan disebut akan mulai membangun berbagai fasilitas penunjang aktivitas nelayan dalam waktu dekat.

“Hari ini kita memberi bantuan satu kapal, berapa besarnya? 15 gross ton. Besar juga, luar biasa itu. Awak kapalnya berapa? Lima orang? 15 GT tapi juga rencana beliau akan bangun, akan kita bangun desa nelayan khusus,” ujar Prabowo di Miangas pada Sabtu, 9 Mei 2026. 


Menurutnya, desa nelayan itu nantinya dilengkapi fasilitas pendukung agar hasil tangkapan masyarakat bisa tersimpan lebih baik dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

“Di desa nelayan nanti akan ada pembuat es supaya semua nelayan punya es. Kemudian akan ada gudang pendingin, cold storage. Juga akan ada tempat SPBU nelayan, solar khusus untuk nelayan,” katanya.

Prabowo menegaskan program tersebut merupakan bagian dari langkah besar pemerintah memperbaiki kondisi nelayan di berbagai daerah di Indonesia.

“Kita akan besar-besaran perbaiki kondisi nelayan seluruh Indonesia, akan kita perbaiki mulai tahun ini. Jadi tahun ini, tahun ini bulan Desember akan kita resmikan 1.386 desa nelayan seluruh Indonesia,” tuturnya.

Ia juga optimis keberadaan bandara di Miangas dapat membantu distribusi dan pemasaran hasil laut masyarakat ke berbagai daerah lain.

“Saudara akan punya desa nelayan yang cukup bagus ya. Sudah ada lapangan terbang, mungkin hasil ikannya bisa kita pasarkan biar penghasilannya tambah,” tandasnya.

Pembangunan desa nelayan modern di Miangas dinilai menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat wilayah perbatasan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir dan ketahanan pangan nasional.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya