Berita

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago Djamari Chaniago di kampus Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang. (Foto: Istimewa)

Politik

Menko Polkam: Perwira Polri Bukan Profesi, tapi Pengabdian Sepanjang Hidup

SABTU, 09 MEI 2026 | 19:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago hadir langsung memberi pembekalan 1.064 taruna dan siswa di Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah.

Djamari menegaskan bahwa Polri harus menjadi institusi yang dicintai rakyat. Karena itu, para perwira Polri harus mampu membangun karakter dan kepribadian yang dapat diteladani.

Dia menekankan bahwa menjadi perwira Polri bukan sekadar profesi, melainkan sebuah pengabdian. Oleh karena itu, dibutuhkan mental, semangat, dan kepribadian yang tangguh dalam menjalankan tugas.


“Pangkat ada waktunya, jabatan ada masanya, tetapi pengabdian kepada bangsa harus dilakukan sepanjang hidup,” ujar Djamari dikutip RMOLJateng, Sabtu 9 Mei 2026.

Dia juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara besar dengan wilayah yang luas serta keragaman budaya yang tinggi. Karena itu, para taruna harus menyiapkan diri untuk menghadapi berbagai karakter dan kultur masyarakat saat nantinya bertugas di berbagai daerah.

“Kalian harus siap ditugaskan di seluruh tanah air. Pengalaman tersebut akan memperkaya wawasan kebangsaan kita,” tuturnya.

Menurutnya, tantangan tugas seorang perwira Polri tidaklah mudah. Oleh sebab itu, seorang pemimpin harus mampu membangun kedekatan dan kerja sama dengan anak buah. Kedekatan dengan anggota, menurutnya, tidak akan mengurangi wibawa seorang perwira.

“Bersama-samalah kalian dengan anak buah dalam setiap tugas. Tempat terbaik seorang pimpinan adalah bersama anak buahnya. Sayangi anak buahmu sebagaimana kamu ingin diperlakukan dengan baik oleh atasanmu,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya