Berita

Presiden Prabowo Subianto di sesi pleno KTT ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina, Jumat, 8 Mei 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Sambut Kolaborasi ASEAN Lindungi Warga Negara di Timur Tengah

JUMAT, 08 MEI 2026 | 15:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menyambut positif gagasan kolaborasi antarnegara ASEAN untuk melindungi dan mengevakuasi warga negara masing-masing dari kawasan Timur Tengah yang terus dilanda konflik bersenjata.

Sikap itu disampaikan Prabowo dalam pidato sesi pleno KTT ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Jumat, 8 Mei 2026. 

Di hadapan para pemimpin Asia Tenggara, Prabowo menegaskan bahwa keselamatan warga negara ASEAN di Timur Tengah harus menjadi perhatian utama bersama.


“Keselamatan dan kesejahteraan rakyat kita di Timur Tengah menuntut perhatian penuh kita. Saya pikir banyak negara kita memiliki ribuan warga negara di Timur Tengah,” ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, perlindungan warga negara harus ditempatkan di atas segala kepentingan lain di tengah situasi keamanan yang tidak menentu. 

Karena itu, ia menyambut baik langkah Singapura yang menawarkan kerja sama dengan negara-negara ASEAN lain apabila proses evakuasi warga negara harus dilakukan sewaktu-waktu.

“Perlindungan warga negara kita harus tetap menjadi prioritas utama. Saya menyambut baik contoh Singapura yang menawarkan untuk juga bekerja sama dengan negara-negara kita lainnya jika kita harus mengevakuasi warga negara kita,” kata dia.

Prabowo menyinggung gugurnya prajurit Indonesia yang bertugas dalam misi penjaga perdamaian PBB. 

“Kita telah kehilangan tentara Indonesia yang bertugas di PBB dan kita menuntut pertanggungjawaban bahwa tugas-tugas penjaga perdamaian harus dihormati oleh semua pihak,” ucap Prabowo. 

Untuk itu, Presiden RI menilai ASEAN perlu memiliki satu pendekatan kolektif dalam menghadapi ancaman kemanusiaan di kawasan konflik. 

“Saya pikir kita harus memiliki pendekatan ASEAN bersama.  Indonesia bersedia bekerja sama erat dengan rekan-rekan kami dari ASEAN,” tegasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya