Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Ditekan 398 Saham yang Melemah, IHSG Siang Ini Parkir Tipis di Zona Merah

JUMAT, 08 MEI 2026 | 13:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi pertama hari ini, Jumat siang 8 Mei 2026 dengan berada di zona merah. 

Meskipun sempat dibuka di level 7.174, IHSG harus rela terparkir di zona merah pada penutupan siang dengan penurunan sebesar -0,08 persen atau berkurang 5,853 basis poin ke level 7.168,468.

Sepanjang paruh pertama perdagangan, IHSG bergerak fluktuatif dalam rentang yang cukup lebar. Setelah dibuka pada level pembukaan pagi tadi, indeks sempat menyentuh batas atasnya sebelum akhirnya tertahan oleh tekanan jual dan terparkir di level penutupan siang ini dengan penurunan sebesar nol koma nol delapan persen.


Secara keseluruhan, komposisi pasar menunjukkan dominasi saham-saham yang melemah dibandingkan yang menguat, sementara sebagian kecil lainnya bergerak stagnan.

Tercatat, saham yang menguat sebanyak 245 saham, dan yang melemah sebanyak 398 saham.]

Dinamika sektoral menunjukkan hasil yang beragam. Sektor Infrastruktur tampil sebagai motor penggerak utama dengan kenaikan yang cukup signifikan, disusul oleh penguatan tipis pada sektor Kesehatan dan Teknologi. 

Sebaliknya, tekanan jual yang cukup dalam terlihat pada sektor transportasi dan logistic, barang baku (Basic Materials), industri, dan energi.

Dalam hal aktivitas perdagangan, saham-saham seperti MEDS, MORA, dan HALO mencatatkan diri sebagai emiten dengan nilai transaksi paling aktif sepanjang sesi pertama berlangsung.

Menariknya, meskipun indeks acuan utama (IHSG) mengalami pelemahan tipis, beberapa indeks sektoral dan indeks kelompok saham unggulan justru menunjukkan performa positif:

Indeks LQ45, IDX30, dan MNC36 terpantau kompak menguat, mencerminkan adanya minat beli pada saham-saham dengan kapitalisasi besar dan likuiditas tinggi.

Di sisi lain, Jakarta Islamic Index (JII) harus mengikuti jejak IHSG dengan parkir di zona merah pada penutupan siang ini.

Data ini memberikan gambaran bahwa meskipun secara umum pasar sedang terkoreksi, kepercayaan investor pada saham-saham *blue-chip* masih terjaga, yang diharapkan dapat menjadi sentimen positif untuk pemulihan di sesi kedua sore nanti.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya