Berita

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Politik

Menteri PU Luruskan Kabar Pelantikan Pejabat Diam-Diam saat Hari Buruh

RABU, 06 MEI 2026 | 16:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menepis soal isu yang ramai di media sosial mengenai pelantikan pejabat eselon I dilakukan secara diam-diam saat Hari Buruh. 

Ia menegaskan, mekanisme pelantikan tersebut sudah menjadi praktik yang lazim dilakukan sejak tahun-tahun sebelumnya.

“Dari kemarin tahun-tahun lalu juga sunyi senyap,” ujarnya, Rabu 6 Mei 2026.


Ia juga membantah adanya pergantian pejabat yang dilakukan secara mendadak dan dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

“Enggak juga, enggak tiba-tiba. Sebelumnya juga enggak ada wartawan juga sama, di tempatnya sama juga. Saya melantiknya di tempat yang sama, enggak mengubah tempat pelantikan,” katanya.

Dody menegaskan, pelantikan tanpa kehadiran media bukan hal baru. Ia menyebut pola tersebut sudah dilakukan dalam pergantian sebelumnya.

“Menurut saya, enggak juga sih. Enggak juga senyap-senyap juga. Karena kan memang pergantian-pergantian sebelumnya juga di tempat yang sama, juga tidak mengundang media,” tuturnya.

Sebelumnya, Dody melantik tujuh pejabat yang dilantik terdiri atas Sekretaris Jenderal, Direktur Jenderal, Kepala Badan, serta Staf Ahli Menteri Kementerian PU pada Jumat 1 Mei 2026.

Hal tersebut menyusul terbitnya Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 39/TPA Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkup Kementerian Pekerjaan Umum.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya