Ilustrasi
Ilustrasi
Begitu dikatakan Peneliti Imparsial Riyadh Putuhena dalam diskusi publik bertajuk "Menggugat Akuntabilitas Peradilan Militer" di Aula Syukur Abdullah, FISIP Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.
"UU Peradilan Militer masih mengandung persoalan serius karena bertentangan dengan prinsip kesetaraan dihadapan hukum," kata Riyadh dalam keterangan tertulis, Rabu 6 Mei 2026.
Populer
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22
Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59
UPDATE
Senin, 06 Juli 2026 | 03:59
Senin, 06 Juli 2026 | 03:43
Senin, 06 Juli 2026 | 03:20
Senin, 06 Juli 2026 | 02:59
Senin, 06 Juli 2026 | 02:35
Senin, 06 Juli 2026 | 02:12
Senin, 06 Juli 2026 | 01:57
Senin, 06 Juli 2026 | 01:40
Senin, 06 Juli 2026 | 01:20
Senin, 06 Juli 2026 | 00:59