Berita

Polres Tasikmalaya Kota mengelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). (Foto: Istimewa)

Presisi

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

RABU, 06 MEI 2026 | 05:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kurir ekspedisi berinisial DNM (29) secara serampangan menyiramkan air keras terhadap orang-orang yang berada di lokasi usaha konveksi di Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Senin 4 Mei 2026 sekitar pukul 18.30 WIB.

Akibatnya, 10 korban mengalami luka bakar di bagian wajah, tangan, hingga leher.

Dalam waktu singkat, polisi berhasil mengamankan DNM. Pelaku merupakan kurir ekspedisi yang kerap melakukan penjemputan barang di lokasi konveksi tersebut.


Pamapta I Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Jonih Jonansa membenarkan penangkapan pelaku.

“Benar, pelaku sudah diamankan dan kasus sedang ditangani,” kata Jonih, dikutip dari RMOLJabar, Rabu 6 Mei 2026.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, aksi kekerasan tersebut diduga dipicu oleh dendam pribadi terhadap pemilik usaha konveksi.

Konflik bermula ketika korban melaporkan kesalahan kerja pelaku kepada pihak atasannya saat proses pengambilan barang.

Alih-alih menyelesaikan persoalan secara profesional, pelaku justru memilih melakukan tindakan kekerasan.

Sebelum kejadian, pelaku sempat meminta dipertemukan dengan pemilik usaha. Bahkan, pelaku disebut telah mengancam akan menyiram korban menggunakan air keras.

Ancaman tersebut sempat dicegah oleh warga sekitar, namun pelaku tetap melancarkan aksinya saat korban datang ke lokasi.

Pelaku kemudian menyiramkan cairan asam nitrat ke arah orang-orang di sekitar tempat kejadian sehingga menyebabkan banyak korban berjatuhan.

Sebagian korban mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Manonjaya, sementara korban dengan luka serius dirujuk ke RSUD dr. Soekardjo untuk menjalani perawatan intensif.

Saat ini, Satreskrim masih melakukan pendalaman terkait motif pelaku dengan memeriksa sejumlah saksi serta rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya