Berita

Ilustrasi (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Navy Break)

Dunia

AS dan Iran Kembali Saling Serang

SELASA, 05 MEI 2026 | 12:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meningkat setelah kedua negara melancarkan serangan baru di kawasan Teluk, terutama di Selat Hormuz yang menjadi jalur vital perdagangan energi dunia. 

Dikutip dari Al-Jazeera, Selasa 5 Mei 2026, rentetan serangan rudal dan drone terjadi pada Senin, menargetkan sejumlah titik strategis dan kapal di perairan tersebut. Beberapa kapal dagang dilaporkan mengalami ledakan dan kebakaran. 

Militer AS mengklaim telah menghancurkan enam kapal kecil milik Iran, meski klaim itu dibantah oleh Teheran. Di saat yang sama, Iran juga melancarkan serangan ke wilayah Uni Emirat Arab (UEA), termasuk pelabuhan minyak di Fujairah yang menyebabkan kebakaran besar.


Eskalasi meningkat setelah Presiden AS Donald Trump memperkenalkan inisiatif yang disebut “Project Freedom”, sebuah upaya untuk membantu kapal-kapal yang terjebak agar bisa melintasi Selat Hormuz. 

Namun, langkah tersebut belum menunjukkan hasil signifikan dan justru memicu reaksi keras dari Iran. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menilai pendekatan militer tidak akan menyelesaikan krisis yang ada.

Dampak konflik ini langsung terasa di pasar global. Harga minyak dunia melonjak lebih dari 5 persen seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi.

Hingga kini, upaya diplomasi antara kedua negara belum menunjukkan perkembangan berarti. Meski sempat ada perundingan awal, kelanjutan dialog masih belum jelas.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya