Berita

Praktisi hukum Hillary Brigitta Lasut. (Foto: Istimewa)

Politik

Pernyataan Amien Rais Melampaui Batas Kritik

SENIN, 04 MEI 2026 | 01:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pernyataan dari Amien Rais terkait isu moral yang menyasar Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya telah melampaui batas etika publik.

Praktisi hukum Hillary Brigitta Lasut menilai pernyataan Amien Rais tersebut bukan lagi bagian dari demokrasi yang sehat, melainkan upaya pembodohan publik yang mencederai martabat negara.

“Ini bukan lagi kritik, tapi ini serangan yang tidak berdasar. Kita semua sepakat bahwa kritik itu penting dalam demokrasi, tetapi ketika tuduhan dilempar tanpa bukti yang jelas, itu berubah menjadi fitnah,” kata Hillary dalam keterangannya, dikutip Senin 4 Mei 2026.


Ia menyayangkan sikap tokoh sekaliber Amien Rais yang seharusnya memfilter informasi sebelum dikonsumsi khalayak luas. 

Hillary menekankan bahwa figur publik memikul tanggung jawab besar sebagai penjaga kualitas informasi, bukan justru menjadi sumber spekulasi yang meracuni ruang publik dengan asumsi yang tidak terverifikasi.

“Pola seperti ini harus dihentikan,” kata Hillary.

Ia menegaskan, langkah yang paling ksatria adalah melakukan klarifikasi terbuka atau menarik pernyataan tersebut. 

"Ini adalah masalah integritas,” kata Hillary. 

Hillary memberikan pesan keras bagi para aktor politik agar tetap menjaga kompas moral dalam berkompetisi.

“Kritik itu membangun negara, tetapi fitnah hanyalah pembodohan publik,” pungkas Hillary.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya