Berita

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nusantara

KAI Jamin Pendidikan Anak Korban Meninggal Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

SABTU, 02 MEI 2026 | 09:48 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menjamin pendidikan anak korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan jaminan tersebut akan disalurkan melalui program Asuransi Pendidikan.

"Dalam situasi yang berat ini, kami ingin keluarga tetap merasa didampingi. Untuk salah satu anak dari korban meninggal dunia, KAI memberikan jaminan pendidikan melalui program Asuransi Pendidikan agar dapat melanjutkan sekolah dengan baik," ujar Bobby dalam keterangan tertulis, Sabtu 2 Mei 2026.


Pendampingan ini, kata Bobby menjadi bagian dari proses pemulihan yang difokuskan pada keluarga, baik dalam jangka pendek maupun untuk menjaga keberlanjutan kehidupan ke depan. 

KAI juga masih mengoperasikan posko informasi di Bekasi Timur guna membantu kebutuhan informasi, administrasi, hingga proses pemulihan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menegaskan bahwa perhatian utama perusahaan adalah memastikan keluarga dan pelanggan terdampak tetap mendapatkan pendampingan secara menyeluruh.

"Kami memahami bahwa pemulihan mencakup kondisi fisik dan psikologis. Karena itu, KAI terus memfasilitasi pendampingan, termasuk layanan trauma healing, agar keluarga dan pelanggan dapat melalui masa ini dengan lebih tenang," ujar Anne.

KAI menegaskan akan terus mendampingi keluarga korban sekaligus memastikan layanan tetap berjalan aman dan nyaman bagi masyarakat.

"Kami menyampaikan duka yang mendalam dan permohonan maaf kepada keluarga serta pelanggan yang terdampak. KAI akan terus mendampingi dalam setiap proses yang dijalani," tandasnya.

Untuk diketahui, 16 orang dilaporkan meninggal dunia dan puluhan lain luka-luka imbas kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya