Berita

Presiden Prabowo Subianto berjoget gemoy di panggung utama perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat 1 Mei 2026. (Foto: Sekretariat Kabinet)

Politik

KMHDI:

May Day di Monas Jangan Berhenti Jadi Seremoni Tahunan

JUMAT, 01 MEI 2026 | 23:31 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto di Kawasan Monas tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan semata.

Ketua Umum PP Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), Wayan Ardi Adnyana menilai Prabowo dan jajaran di kementerian harus merealisasikan tuntutan buruh.

"Kehadiran Presiden dalam May Day kali ini harus dimaknai sebagai ruang pengambilan keputusan, bukan sekadar seremoni politik,” kata Wayan dalam keterangannya, Jumat 1 Mei 2026.


Salah satu yang menjadi pembahasan serius adalah penghapusan outsourcing, pembentukan Satgas PHK, realisasi upah layak, pengesahan UU Ketenagakerjaan baru, pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PRT), serta pengesahan RUU Perampasan Aset.

"Gejolak ekonomi dunia, konflik geopolitik, serta disrupsi teknologi telah memperbesar kerentanan sektor ketenagakerjaan, meningkatkan ancaman PHK, dan menekan kualitas pekerjaan di dalam negeri," kata Wayan.

Di sisi lain, Indonesia juga tengah menghadapi ledakan demografi usia produktif yang membutuhkan penciptaan lapangan kerja dalam jumlah besar dan berkualitas.

“Kita tidak bisa melihat persoalan buruh secara parsial," kata Wayan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya