Berita

Robot pekerja di Bandara Haneda, Tokyo, Jepang (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Sky News)

Tekno

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

JUMAT, 01 MEI 2026 | 16:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Maskapai penerbangan Japan Airlines mulai menguji penggunaan robot humanoid untuk operasional darat di Bandara Haneda, Tokyo sebagai bagian dari upaya menghadapi kekurangan tenaga kerja di Jepang.

Dikutip dari CNBC International, Jumat 1 Mei 2026, dalam proyek ini, Japan Airlines bekerja sama dengan GMO AI & Robotics untuk menguji robot dalam berbagai tugas, seperti memuat bagasi dan membersihkan kabin pesawat. Program uji coba ini direncanakan berlangsung selama dua tahun, dengan kemungkinan penerapan lebih luas jika hasilnya memuaskan.

Langkah ini diambil di tengah meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke Jepang, sementara jumlah tenaga kerja justru terus menurun akibat populasi yang menua dan tingkat kelahiran yang rendah. Kondisi ini membuat sektor penerbangan harus mencari solusi alternatif agar operasional tetap berjalan lancar.


Dalam demonstrasi teknologi, robot humanoid terlihat mampu melakukan berbagai aktivitas sederhana seperti memindahkan barang di ban berjalan, menyapa manusia, hingga berinteraksi dengan rekan kerja. Teknologi ini menunjukkan kemajuan pesat dalam bidang robotika, terutama dalam kemampuan gerak dan kecerdasan buatan.

Namun, para analis menilai bahwa penggunaan robot humanoid masih memiliki keterbatasan. Mereka belum cukup cakap untuk menangani tugas-tugas yang membutuhkan ketelitian tinggi, dan tetap memerlukan pengawasan manusia dalam operasionalnya.

Salah satu analis, Marc Einstein dari Counterpoint Research, menegaskan bahwa teknologi ini masih dalam tahap pengembangan.

"Robot-robot ini, mereka belum terlalu pintar, sehingga peran manusia masih sangat dibutuhkan dalam implementasinya," kata Einstein.

Meski begitu, potensi robot humanoid dinilai sangat besar di masa depan. Dengan perkembangan teknologi yang cepat, para ahli memperkirakan penggunaan robot dalam skala lebih luas bisa terjadi dalam lima tahun ke depan, terutama untuk membantu mengatasi krisis tenaga kerja di Jepang.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya