Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Hari Buruh Internasional 2026

Prabowo Bela Ojol, Potongan Aplikator Harus di Bawah 10 Persen

JUMAT, 01 MEI 2026 | 10:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mendukung tuntutan buruh agar potongan penghasilan pengemudi ojek online (ojol) oleh perusahaan aplikator ditekan serendah mungkin. 

Dalam pidato berapi-api di perayaan May Day atau Hari Buruh Internasional di Monas, Jakarta, Rabu, 1 Mei 2026, Prabowo menilai para ojol selama ini telah menanggung beban kerja yang berat dan penuh risiko tinggi.

Namun mereka masih harus menyerahkan 20 persen pendapatan mereka kepada perusahaan platform digital.


Untuk itu, Presiden meminta Aplikator memangkas setoran ojol di bawah 10 persen demi kesejahteraan mereka. 

“Saudara-saudara, ojol kerja keras, ojol mempertaruhkan jiwanya tiap hari. ojol aplikator perusahaan minta disetor 20 persen, gimana ojol setuju 20 persen? bagaimana 15 persen? berapa? 10 persen? saya katakan disini saya tidak setuju 10 persen, harus dibawah 10 persen,” ujar Prabowo, disambut gemuruh dukungan massa buruh.

Dengan nada tajam dan tanpa basa-basi, Prabowo mengecam pola bisnis aplikator yang dinilai terlalu menekan pengemudi ojol, seraya memperingatkan bahwa perusahaan yang tak mau tunduk pada aturan negara dipersilakan angkat kaki dari Indonesia.

“Enak aje, lu yang keringat dia yang dapet duit, sorry aje. kalau gak mau ikut kita, gak usah berusaha di indonesia,” tegasnya.

Penurunan angka setoran ojol merupakan salah satu dari 11 tuntutan yang disampaikan Presiden KSPI Said Iqbal dalam peringatan Hari Buruh 2026.

Dia meminta akan agar pemerintah mampu menekan para penyedia aplikasi ojol untuk membatasi pemotongan komisi maksimal 10 persen.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya